SUMEDANGEKSPRES – Hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Sumedang hingga Oktober 2026 mengungkap lima temuan kesehatan yang perlu mendapat perhatian masyarakat. Kelima temuan tersebut meliputi obesitas, hipertensi, karies gigi, kebiasaan merokok, dan diabetes.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, sebanyak 388.366 peserta telah mengikuti pemeriksaan CKG. Hasil tersebut menjadi pengingat pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat untuk mencegah risiko penyakit yang lebih serius.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, temuan dari pemeriksaan kesehatan gratis tersebut harus menjadi peringatan agar masyarakat tidak mengabaikan kondisi kesehatannya.
Baca Juga:Sumedang Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2027, 5.000 Anak Jadi SasaranBanjir Ancam Cimanggung, Akur Siap Bantu Biaya Pengerukan Sungai Cimande
“Data ini harus menjadi warning bagi semua. Jangan sampai baru menyadari pentingnya kesehatan ketika penyakit sudah parah. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan,” ujar Dony.
Lima temuan tersebut memerlukan perhatian melalui upaya pencegahan dan penanganan yang sesuai. Obesitas dan hipertensi, misalnya, dapat berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Diabetes yang tidak terkontrol juga berpotensi menimbulkan komplikasi, termasuk gangguan ginjal.
Sementara itu, kebiasaan merokok meningkatkan risiko berbagai penyakit, sedangkan karies gigi perlu ditangani agar tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih berat.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Dony mengajak warga menerapkan gerakan CERDIK, yakni Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.
“Melalui gerakan CERDIK, kita bisa mulai menjaga kesehatan dari kebiasaan sehari-hari seperti salah satunya dengan olahraga,” katanya.
Selain menerapkan pola hidup sehat, masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan CKG untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mengenali potensi risiko penyakit sejak dini.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi masalah kesehatan, masyarakat diharapkan berkonsultasi lebih lanjut ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
Baca Juga:Pengendara Yamaha Jupiter Tewas dalam Kecelakaan dengan Bus Arimbi di JatinangorSampeu Wedang Khas Sumedang Ditargetkan Tahan 2 Tahun, Ini Teknologi yang Dikembangkan
Pemeriksaan rutin, aktivitas fisik, pola makan seimbang, serta menghindari rokok menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan. Dengan deteksi dini dan tindak lanjut yang tepat, risiko komplikasi penyakit diharapkan dapat ditekan.(rls)
