Banjir Ancam Cimanggung, Akur Siap Bantu Biaya Pengerukan Sungai Cimande

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang Asep Kurnia
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang Asep Kurnia alias Akur menyatakan siap membantu biaya awal normalisasi Sungai Cimande untuk mengantisipasi banjir di Kecamatan Cimanggung.
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia atau yang akrab disapa Akur, menyatakan siap membantu pembiayaan normalisasi Sungai Cimande di Kecamatan Cimanggung. Langkah tersebut diharapkan mempercepat pengerukan di sejumlah titik rawan banjir menjelang musim penghujan.

Diketahui, saat ini normalisasi Sungai Cimande tengah dikerjakan di sektor 3. Sementara itu, penanganan sektor 1 dan 2 masih dibahas, terutama terkait kebutuhan biaya mobilisasi alat berat.

Ancaman luapan sungai menjadi perhatian karena banjir sebelumnya berdampak terhadap warga Desa Sindangpakuon. Sedikitnya dua RT dengan sekitar 150 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak.

Baca Juga:Pengendara Yamaha Jupiter Tewas dalam Kecelakaan dengan Bus Arimbi di JatinangorSampeu Wedang Khas Sumedang Ditargetkan Tahan 2 Tahun, Ini Teknologi yang Dikembangkan

Dalam pertemuan di Aula Kecamatan Cimanggung sekitar pukul 18.00 WIB, Akur menyampaikan kesiapannya membantu biaya pengerukan untuk tahap awal sekaligus mendorong koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

“Saya siap bantu anggaran untuk pengerjaan pengerukan Sungai Cimande, sementara dua hari dulu secara tunai. Selanjutnya, biaya pengerukan dilakukan secara swadaya masyarakat dan koordinasi dengan Pemkab Sumedang,” ujar Akur.

Menurutnya, normalisasi perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada satu titik. Penanganan di sejumlah sektor dinilai penting untuk membantu mengurangi risiko luapan sungai yang mengancam permukiman warga.

Pekerjaan normalisasi tersebut direncanakan berlangsung selama delapan hari. Untuk tahap awal, Akur menyatakan siap membantu pembiayaan selama dua hari. Adapun kebutuhan selanjutnya akan diupayakan melalui koordinasi dengan pihak swasta, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Skema tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pengerjaan, terutama di sektor 1 dan 2 yang masih dalam pembahasan. Namun, tindak lanjut pekerjaan tetap memerlukan koordinasi terkait pembiayaan dan mobilisasi alat berat.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kapolsek Cimanggung Kompol Aan Supriatna, Danramil 1014/Cimanggung Kapten Inf. Obos Sambas, unsur Pemerintah Kecamatan Cimanggung, serta Pemerintah Desa Sindangpakuon.

Koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat normalisasi Sungai Cimande sehingga risiko banjir di wilayah Cimanggung, khususnya kawasan yang pernah terdampak luapan sungai, dapat diminimalkan.(win)

0 Komentar