Irigasi Dam Cipetey Sukamantri Tanjungkerta Disorot, Petani Butuh Pengairan Lancar

irigasi Dam Cipetey tanjungkerta
Rahmat, calon kepala desa di wilayah Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta menyampaikan pandangannya mengenai kebutuhan penanganan irigasi Dam Cipetey untuk mendukung pengairan lahan pertanian. (Kiki/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Bagi petani, ketersediaan air bukan sekadar persoalan saluran yang mengalir. Pengairan yang lancar turut menentukan keberlangsungan aktivitas pertanian, terutama ketika kebutuhan air harus dipenuhi untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

Kebutuhan tersebut menjadi perhatian di wilayah Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, menyusul sorotan terhadap kondisi infrastruktur irigasi Dam Cipetey.

Perbaikan saluran pengairan di kawasan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Baca Juga:22 Perusahaan Buka Lowongan, Job Fair Sumedang Diserbu Ribuan PendaftarAnggaran 2027 Terbatas, Pemdes Sukajaya Sumedang Fokus Infrastruktur dan Kesehatan

Rahmat, calon kepala desa yang menyampaikan pandangannya kepada Sumedang Ekspres, menilai persoalan infrastruktur irigasi perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait.

Menurut dia, kelancaran distribusi air ke lahan pertanian merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga produktivitas tanaman dan mendukung hasil panen petani.

Ia berharap penanganan Dam Cipetey dapat menjadi solusi terhadap kendala pengairan yang dihadapi masyarakat.

Infrastruktur irigasi memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan pertanian. Ketika distribusi air tidak berjalan optimal, petani berpotensi menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pengairan lahan.

Karena itu, kondisi saluran dan bangunan irigasi perlu diperhatikan agar fungsinya tetap mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.

Rahmat menilai perbaikan Dam Cipetey perlu diarahkan pada penanganan yang tepat dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang memadai, distribusi air diharapkan dapat berlangsung lebih lancar dan menjangkau lahan yang membutuhkan.

Meski demikian, kondisi kerusakan, luas lahan yang terdampak, serta jumlah petani yang bergantung pada Dam Cipetey masih perlu dipastikan melalui data lapangan.

Baca Juga:Musim Hujan Mengintai, ASN Sumedang Diminta Bergerak Cegah BanjirJatinangor Juara Perwosi Cup U-17 Sumedang, Kalahkan Cimalaka 2-0

Dukungan terhadap ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi hasil pertanian. Ketersediaan air dan kondisi infrastruktur pengairan juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Rahmat berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian terhadap kebutuhan irigasi di Sukamantri. Ia menilai kerja sama berbagai pihak diperlukan agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bagi petani, kepastian penanganan irigasi menjadi hal penting agar kegiatan pertanian dapat berlangsung dengan dukungan pengairan yang memadai.

Perbaikan Dam Cipetey diharapkan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.(kki)

0 Komentar