“Utamakan memilih pemimpin yang betul-betul amanah, bisa membawa aspirasi warga, serta mampu membangun dan menyejahterakan desanya,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap berpikir maju dan tidak mudah tergiur oleh hal-hal yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi selama proses pemilihan berlangsung. Menurutnya, Pilkades bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa ke depan.
Menutup keterangannya, Sumpena menyampaikan ucapan selamat berkompetisi kepada seluruh calon kepala desa, baik calon baru maupun para petahana (incumbent) yang kembali mencalonkan diri dalam Pilkades serentak 2026.
Baca Juga:Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah PutihJaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Ia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu mengemban amanah masyarakat.
Lebih jauh, ia mengharapkan para kepala desa di wilayah Kecamatan Cimalaka dapat semakin solid dan kompak setelah pelaksanaan Pilkades. Kebersamaan dan sinergi antarpemerintah desa dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, ke depan seluruh kepala desa di Kecamatan Cimalaka semakin solid dan kompak demi kemajuan pembangunan di Kecamatan Cimalaka pada khususnya dan Kabupaten Sumedang pada umumnya,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Sumpena juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Cimalaka yang telah bekerja keras dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pilkades dengan sistem digital. (ahm)
Ia berharap inovasi tersebut dapat menjadi langkah positif bagi penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa, sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan desa yang semakin maju, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(ahm)
