Karena bangsa yang beradab bukan bangsa yang membangun gedung sekolah megah, melainkan bangsa yang memastikan anak termiskin sekalipun bisa masuk ke dalamnya. Pendidikan adalah salah satu wajah peradaban bangsa.
Tentu saja ukuran keberhasilan SR bukanlah jumlah gedung, jumlah asrama, atau jumlah spanduk peresmian yang dipasang menjelang kunjungan pejabat.Ukurannya sederhana saja.Apakah anak-anak yang dulu hidup di pinggir jalan akhirnya bisa berdiri sejajar dengan anak-anak yang hidup di pinggir lapangan golf?
Apakah mereka tumbuh menjadi manusia merdeka?Karena sebagaimana diingatkan Paulo Freire, pendidikan tidak cukup membuat anak miskin menjadi pandai. Pendidikan harus membuat mereka merdeka dari kemiskinan.
Baca Juga:Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat ProvinsiOptimalkan Pemanfaatan Tanah Plh Dirjen PPTR : Manfaat Nyata untuk Masyarakat
Dan di negeri yang masih dipenuhi ketimpangan, kemerdekaan sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sederhana: sebuah bangku sekolah yang akhirnya tersedia bagi mereka yang selama ini hanya kebagian trotoar. (Kang Marbawi, 031126)
