oleh

Kemendes PDTT Tinjau Desa Cantik Sukajaya Sumedang

SUMEDANGEKSPRES.COM – Selain menjadi pilot project SAKIP Desa di Kabupaten Sumedang, Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan terpilih sebagai pilot project Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) oleh Badan Pusat Statistik.

Prestasi tersebut menarik jajaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
untuk berkunjung langsung ke desa tersebut, belum lama ini.

Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Dr. Suprapedi M. Eng. Sc sebelumnya mengikuti launching Program Desa Cantik dan Integrasi e-SAKIP Desa dengan Sistem Informasi Desa oleh diresmikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd di Gedung Negara Kabupaten Sumedang.

Kepala Desa Sukajaya Nenden Dewi Respati menjelaskan, dengan adanya SAKIP Desa yang disinergikan Program Desa Cantik, berbagai kegiatan pendataan di desanya menjadi lebih terukur dan terarah.

“Kami memiliki data yang lengkap. Jadi data itu dijadikan bahan untuk mengambil keputusan di tingkat desa, termasuk dalam perencanaan pembangunan.

Dengan berbasis data statistik, pihaknya berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan 0,8% dari 800 data miskin per tahun.

“Kami menargetkan 64 KK yang harus diturunkan angka kemiskinannya. Semua tersebar di 3 dusun, 12 RW dan 40 RT dengan jumlah jiwa 7.000 jiwa atau 3.500 KK,” imbuhnya.

Adanya SAKIP Desa dan program Desa Cantik juga mempermudah Pemerintah Desa dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.

Nenden menambahkan, dalam setiap tahapan pembangunan di desanya, ia selalu memperhitungkan berbagai aspek, baik ekonomi, sosial maupun lingkungan.

“Dan tentunya ini semua tidak akan berhasil tanpa kekompakan dan koordinasi dari semua pihak sehingga Desa Sukajaya menjadi pilot project Desa Cantik di Kabupaten Sumedang dan di Jawa Barat,” tuturnya.

Camat Sumedang Utara Syarif Effendi Badar menyebutkan, Pemerintah Kecamatan selalu memantau kinerja dari tiap perangkat desa di wilayahnya dari e-SAKIP Desa.

“Oleh karena itu, kami juga akan tahu bagaimana perangkat desa bisa bekerja dengan optimal. Kami juga akan terus menjadikan desa-desa di wilayah kami menjadi yang terbaik,” ujar Syarif.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Sekretar Dr. Suprapedi, M. Eng.Sc berharap Desa Sukajaya mampu mempertahankan dan meningkatkan lagi capaiannya.

“Semua yang sudah baik dipertahankan. Jadikan kekurangan yang ada untuk menjadi motivasi kita meraih keberhasilan,” katanya.

Selesai berkunjung ke Desa Sukajaya, jajaran Kemendes PDTT melanjutkan perjalanan untuk berziarah ke Makam Cut Nyak Dhien yang berada di Gunung Puyuh, tak jauh dari Kantor Desa Sukajaya. (nur/rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *