Beberapa kondisi yang berisiko memicu kematian setelah cabut gigi meliputi:
1. LUDWIG’S ANGINA
Sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda pada 140 orang dokter bedah mulut, menunjukkan bahwa sebagian besar kasus kematian setelah cabut gigi disebabkan oleh infeksi.
Sama seperti kematian akibat sakit gigi, kematian setelah cabut gigi bisa disebabkan oleh infeksi yang disebut Ludwig’s Angina. Kondisi ini biasanya muncul setelah pencabutan gigi molar (geraham) kedua atau ketiga.
Penderita Ludwig’s angina berisiko tinggi untuk mengalami kematian karena kondisi ini bisa memicu pembengkakan jaringan di jalur napas. Akibatnya, penderita akan kesulitan bernapas.
Baca Juga:10 Tips Meningkatkan Konsentrasi Anak Secara Efektif7 Manfaat Jamur Salju Yang Baik Bagi Kesehatan
Ludwig’s angina termasuk kondisi yang harus ditangani secepat mungkin untuk mencegah komplikasi yang lebih parah.
2. KELAINAN PEMBULUH DARAH
Kelainan bentuk pembuluh darah atau arteriovenous malformation (AVM) adalah gangguan yang sangat langka, tapi bisa menjadi salah satu penyebab kematian setelah cabut gigi.
Sebagian besar kasus AVM terjadi di area kepala serta leher, dan hanya sebagian kecil yang terjadi di rahang. Tetapi AVM di rahang, bisa meningkatkan komplikasi pasca-pencabutan hingga menjadi parah.
AVM juga bisa menyebabkan perdarahan yang sangat parah, bahkan memicu kematian pada beberapa kasus.
3. LANGKAH YANG HARUS DILAKUKAN JIKA SAKIT GIGI
Kondisi sakit gigi yang menyebabkan kematian termasuk sangat jarang. Namun bukan berarti Anda bisa menyepelekannya. Ini alasan pentingnya segera melakukan langkah perawatan segera setelah sakit gigi
Beberapa langkah perawatan tersebut bisa berupa:
4. BERKUMUR DENGAN AIR GARAM
Kumur air garam merupakan salah satu cara mengatasi sakit gigi secara darurat di rumah. Ini bisa jadi langkah pertama untuk membersihkan rongga mulut.
Pasalnya, air garam dapat bertindak sebagai antiseptik dan antiradang alami, sehingga membantu dalam meredakan sakit gigi.
5. KOMPRES DINGIN
Baca Juga:9 Manfaat Kluwek Bagi KesehatanWarga Tak Puas Dengan Sangsi, Kantor Desa Cikareo Selatan Disegel
Jika sakit gigi disertai dengan pembengkakan, Anda bisa mengompres pipi yang bengkak untuk membantu meredakan peradangan yang terjadi.
Gunakan es batu yang dibungkus dengan kain bersih, lalu kompres area yang sakit selama 20 menit. Ulangi cara ini setiap beberapa jam.
6. MINUM OBAT PEREDA NYERI
