Diduga Melecehkan Ulama Dan Kiai, Para Santri Minta Ketum PPP Suharso Monoarfa Segera Mundur dari Jabatannya

Diduga Melecehkan Ulama Dan Kiai, Para Santri Minta Ketum PPP Suharso Monoarfa Segera Mundur dari Jabatannya
0 Komentar

sumedangekspres – Ketum PPP Suharso Monoarfa (SM) diduga melecehkan ulama dan sejumlah kiai.

Karena itu, pada sebelumnnya Suharso Monoarfa diduga telah melecehkan para ulama dan kiai.

Atas perlakuan Suharso Monoarfa yang diduga melecehkan para ulama dan kiai, mereka memintanya dia segera mundur dari dua jabatannya.

Baca Juga:Hasil Autopsi Kedua Brigadir J: Dari 5 Tembakan, Ada 2 Luka Tembak Paling FatalLagu Sambo

“Kami disini bukan untuk memojokkan seseorang, tetapi untuk mengangkat harkat dan martabat para ulama dan kiai yang diduga dilecehkan oleh Suharso Manoarfa, Ketum PPP dan juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),” kata Ketua Ikatan Habib Nahdlatul Ulama (NU), Habib Salim bin Jindan didampingi KH. Solihin Ilyas, Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Amanah, di Ponpes Nurul Amanah di Jl. M. Kahfi 2, Jagakarsa, Senen (22/8).

Habib Salim mengungkapkan bahwa jika jika orang cinta ulama serta kiai-nya pasti tidak akan keluar dari lisannya yang diduga pelecahan tersebut, pada saat konferensi pers mengenai pernyataan sikap atas pernyataan SM tersebut.

“Jika orang belajar agama pasti mengerti, saya yakin, kalau tidak, mungkin agamanya 5 persen atau zero. Karena merujuk ulama adalah pewaris nabi, yang mengemban risalah nabi Muhammad,” ucap Habib Salim.

Kedua, sambung Habib Salim, jika dia (SM) sebagai ketum partai Islam semestinya mengerti dan tidak melecehkan para ulama dan kiai. “Ini pelecehan, Pak SM diduga melecehkan para ulama dan kiai, dalam hal ini kami mengecam keras atas dugaan pelecehan yang dilakukan Ketum PPP SM. Saya pinta pecinta ulama, habib dan kyai jangan mendukung SM dekaligus kita minta dipecat, ganyang SM,” tegas Habib Salim.

Tidak hanya itu, Dia memohon dan meminta kepada pak Presiden RI Joko Widodo (Jowoko) sebagai pemimpin bangsa, supaya langsung memecat Kepala Bappenas SM.

“Jangan sampai jutaan santri dan pecinta ulama serta kyai turun ke Jakarta, kami minta secepatnya SM dipecat,” ujar dia.

Masalah tersebut tidak sesuai dengan Pancasila, bagaimana akan membangun negeri ini tetapi tidak bisa membangun adab, berdasarkan Habib Salim.

Baca Juga:3 Hari 2 Pria Gantung Diri, Korban Warga Perantauan Di Pulau BelitungTetangga Sebut Pelaku Pembunuh Pedagang Sayur Tanjung Raja Miliki Kebiasaan ‘Ngintip’ Wanita

“Sesuai dalam Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, pada kasus ini kan tidak sesuai Pancasila berarti dia (SM),” tukas dia.

0 Komentar