Kisah Nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Muhammad
Kisah Nabi Muhammad
0 Komentar

sumedangekspres – Kisah Nabi Muhamad bagi umat Muslim kisah Nabi Muhammad adalah pembelajaran berharga sebagai pedoman hidup.

Pasalnya kisahnya bukan hanya cerita semata melainkan bisa dijadikan panutan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengingat Nabi memiliki banyak sifat-sifat baik untuk diteladani.

Sebagai utusan Allah, Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir di dunia ini dan tidak ada satupun yang bisa menjadi nabi setelahnya.

Baca Juga:Sekilas Kisah Nabi Adam Di Turunkan Ke BumiKisah Mukzijat Nabi Nuh As

Peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW juga diperingati oleh umat Islam dalam Maulid Nabi.

Kali ini akan kita bahas bagaimana perjalanan atau kisah hidup Nabi Muhammad SAW hingga akhir hayatnya yang penuh dengan perjuangan di mana tidak selalu mudah dan selalu bahagia.

Ada berbagai tantangan dan cobaan yang diberikan oleh Allah SWT dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW.

Maka dari itu, berikut ini akan dibahas kisah Nabi Muhammad SAW secara jelas dan rinci mulai dari kelahirannya hingga akhir hayatnya.

Kisahnya akan kita mulai dari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dimana beliau lahir pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awal tahun 571 di Mekah berdasarkan kalender Romawi atau sekitar 1450 tahun yang lalu.

Ibu Rasulullah SAW bernama Aminah dan ayahnya bernama Abdullah.

Tahun kelahiran Nabi Muhammad juga disebut dengan sebutan Tahun Gajah karena pada saat itu Ka’bah diserang oleh pasukan gajah yang dipimpin oleh Abrahah Habasyah.

Namun aksi penyerangan Ka’bah itu dihentikan oleh Allah SWT dengan mendatangkan burung ababil yang menjatuhkan batu-batu yang membawa wabah penyakit.

Baca Juga:Sejarah Berdirinya Agama Islam Di SumedangGame Apex Legends Mobile Resmi Ditutup? Apakah Tidak Bisa Bersaing Dengan Game Battle Royale Lain?

Kisah Nabi Muhamad SAW lahir tertuang di Alquran dalam Surah Al Fil yang berarti Tahun Gajah.

Pada masa itu Nabi Muhammad SAW dilahirkan dan beliau tumbuh besar sebagai seorang anak yatim karena sebelum usianya menginjak genap 3 tahun, Abdullah ayahnya sudah meninggal dunia.

Kemudian Nabi muhammad SAW dibesarkan oleh kakeknya yang bernama Abdul Muthalib.

Saat Nabi Muhammad lahir, ia disusui oleh seorang ibu yang bernama Halimah Sa’diyah meskipun asi-nya cukup sulit keluar.

Perempuan tersebut dengan ikhlas menyusui nabi. Keikhlasannya tersebut diberi balasan oleh Allah SWT dengan asi yang akhirnya mengalir deras.

0 Komentar