Cara Membayar Fidyah Puasa, Lengkap!

Cara Membayar Fidyah Puasa
Ilustrasi Membayar Fidyah Puasa/pondokyatim.com
0 Komentar

sumedangekspres – Apa kabar semuanya? Kami harap kalian baik-baik saja ya.

Sekarang ini sedang bulan puasa, dan bagi beberapa orang yang memiliki kondisi khusus, seperti sakit atau hamil, mungkin tidak bisa melaksanakan puasa secara penuh.

Oleh karena itu, dalam artikel ini kami akan membahas tentang cara membayar fidyah puasa. Yuk simak!

Fidyah puasa adalah pembayaran pengganti bagi seseorang yang tidak mampu melaksanakan puasa Ramadhan karena sakit atau alasan lain yang dapat diterima.

Baca Juga:Cara Agar Foto Tidak BlurCara Download TikTok Tanpa Watermark

Fidyah sebenarnya bukan pengganti puasa yang sebenarnya, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas ketidakmampuan seseorang untuk berpuasa.

Keuntungan Membayar Fidyah:
1. Tetap Menjaga Kehormatan Puasa
2. Membantu Orang yang Membutuhkan
3. Memperoleh Pahala dari Allah SWT

Siapa yang Wajib Membayar Fidyah?
Orang yang wajib membayar fidyah puasa adalah orang yang memiliki kondisi khusus seperti sakit, tua, hamil atau menyusui, dan tidak mampu melaksanakan puasa Ramadhan secara penuh.

Selain itu, orang yang tidak mampu melaksanakan puasa karena harus melakukan perjalanan jauh atau bekerja di tempat yang berbahaya juga wajib membayar fidyah.

Orang yang Tidak Wajib Membayar Fidyah:
1. Orang yang Sakit yang Dapat Sembuh
2. Orang yang Hamil atau Menyusui yang Dapat Melaksanakan Puasa Kemudian
3. Orang yang Tidak Mampu Membayar Fidyah

Berapa Jumlah Fidyah yang Harus Dibayar?
Jumlah fidyah yang harus dibayar adalah sebesar satu sha’ atau 3,5 liter beras atau makanan pokok lainnya untuk setiap hari yang tidak dijalankan puasanya.

Jumlah ini dapat dihitung dengan mengalikan jumlah hari yang tidak dijalankan puasa dengan harga beras atau makanan pokok lainnya yang berlaku di daerah tersebut.

Bagaimana Cara Membayar Fidyah?

Cara membayar fidyah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

Baca Juga:Keutamaan dan Makna Surat Al-WaqiahAmalan dan Makna Lailatul Qadar

1. Memberikan Makanan:
Kamu dapat memberikan makanan pokok seperti beras, gandum, atau makanan pokok lainnya yang digunakan di daerah tersebut kepada orang yang membutuhkan.

2. Memberikan Uang:
Jika kamu tidak menemukan orang yang membutuhkan makanan, kamu dapat memberikan uang sejumlah fidyah yang harus dibayar kepada lembaga atau yayasan yang bergerak dalam bidang sosial atau kemanusiaan.

0 Komentar