Bisa Menambah Wawasan, Berikut Museum Sejarah Di Tangerang!

Bisa Menambah Wawasan, Berikut Museum Sejarah Di Tangerang!
Bisa Menambah Wawasan, Berikut Museum Sejarah Di Tangerang! (ist/pinterest)
0 Komentar

sumedangekspres – Ada banyak kota yang memiliki museum sejarah di Nusantara, salah satunya ada di kota Tangerang.

Kita simak dulu sedikit penjelasan mengenai apa itu museum!

Pengertian museum berdasarkan PP No. 66 Tahun 2015 adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, serta mengomunikasikannya kepada masyarakat.

International Council of Museum (ICOM) mendefinisikan Museum sebagai sebuah lembaga non-profit yang melayani masyakat luas. Adapun di dalamnya melakukan penilitian, mengumpulkan, dan memamerkan peninggalan sejarah yang terbuka untuk umum.

Baca Juga:Gemar Membaca? Ini Deretan Pasar Buku Bekas: Ada Yang Di Bandung loh!Bahan Jaket Yang Cocok Untuk Cuaca Panas: Jangan Salah Pilih!

Keberadaan museum sangat penting karena mempunyai tanggung jawab dan fungsi melestarikan, membina dan mengembangkan kebudayaan masyarakat baik yang berwujud maupun tidak berwujud.

Melalui pesan-pesan yang dikumpulkan melalui ruang pameran dan pameran, museum Indonesia berperan sebagai sarana komunikasi dan jembatan penghubung yang dapat menggugah kesadaran dan pengetahuan masyarakat.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas deretan museum-museum yang ada di Tangerang.

1. Museum Benteng Heritage

Museum Benteng diduga didirikan sekitar abad ke-17, dan merupakan salah satu bangunan tertua di kota tersebut.

Museum ini berlokasi di kawasan Pasar Lama Tangerang, tepatnya ada di Jalan Cilame Nomor 18-20, Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten.

Di Museum Benteng Heritage, pengunjung dapat mempelajari sejarah masyarakat Peranakan Tionghoa di Kota Tangerang, serta menemukan berbagai artefak peninggalan masyarakat Tionghoa pada zaman dahulu.

2. Museum Tari dan Musik Nusantara

Museum yang  beralamat di Jalan Elang Raya Nomor 1, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan ini merupakan museum khusus yang difungsikan untuk menyimpan data dan dokumentasi tari dan musik di Nusantara.

Baca Juga:Tayang Setiap Hari, Ini Fakta Menarik Sinetron Bidadari SurgamuDinyanyikan Krisdayanti: OST Sinetron Bidadari Surgamu

Museum yang di dirikan oleh Luluk Sumiarso ini dibangun pada tahun 2016.

Tujuan dari pembangunan museum ini adalah untuk mengenalkan budaya Nusantara.

Jenis yang di pamerkan berupa keterangan tentang nama tari, pelaku, kostum, iringan, visual, tokoh pencipta, dan tahun penciptanya diwilayah Indonesia.

3. Museum Universitas Pelita Harapan

Koleksi di dalam museum UPH ini mulai dikumpulkan sejak tahun 1993. Museum inin dikhususkan untuk mengoleksi karya seni rupa.

0 Komentar