Korban Relokasi Masih Menaggih Janji

BEJIBAKU: Perugas tengah membersihkan jalan akibat tanah longsor di Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, baru-baru ini.
BEJIBAKU: Perugas tengah membersihkan jalan akibat tanah longsor di Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, baru-baru ini.
0 Komentar

sumedangeskpres-Korban Relokasi Masih Menaggih Janji – Dua tahun berlalu sejak tanah longsor melanda Dusun Bojong Kondang Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, pada 9 Januari 2021. Korban longsor  masih menanti janji pemerintah untuk memberikan rumah relokasi setelah penantian yang penuh ketidakpastian.

Diketahui bencana tersebut menelan 40 korban jiwa dan merusak sejumlah bangunan rumah.

Pasaribu, salah satu korban, mengungkapkan bahwa rumah kontrakan tempat tinggalnya tidak lagi dibayar oleh pemerintah Kabupaten Sumedang. Hal ini menyebabkan Pasaribu terusir dan saat ini berjuang untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. Ia berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan rumah relokasi, seperti yang telah diterima oleh warga korban lainnya.

Baca Juga:Parkir Sembarangan Sebabkan KemacetanKuningan-BIJB Cepat dan Mudah, Healing di Telaga atau Perbukitan

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia dari Fraksi Golkar, memberikan tanggapan terhadap keluhan korban. Ia menyatakan bahwa pembangunan rumah untuk korban longsor baru mencapai 50 persen pada tahun 2022 dan terhenti karena keterbatasan anggaran.

Asep menekankan perlunya mengalokasikan anggaran dengan tepat, agar pembangunan rumah untuk enam korban longsor dapat segera diselesaikan.

“Persoalannya mirip dengan pembangunan rutilahu yang kondisinya masih dapat ditempati. Namun, karena adanya program tersebut, yang seharusnya masih bisa ditempati menjadi tidak mungkin karena keterbatasan dana,” ucap Asep.

Masyarakat berharap, agar pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran yang cukup untuk menyelesaikan pembangunan rumah relokasi bagi korban longsor.

Penyelesaian persoalan ini diharapkan dapat memenuhi janji pemerintah untuk memberikan tempat tinggal yang layak kepada korban longsor. Harapan masyarakat kini terfokus pada langkah konkret pemerintah dalam mengatasi tantangan ini dengan sumber dana yang terbatas. (kos)

 

0 Komentar