SUMEDANGEKSPRES — Perbaikan pipa utama di Jalan Pangeran Geusan Ulun, tepat di depan Polsek Sumedang Selatan, masih berlangsung hingga Rabu (12/8/2026).
Pekerjaan sudah dimulai sejak Selasa (11/8/2026) pukul 20.00 WIB. Namun, prosesnya terkendala kondisi pipa yang berada sekitar dua meter di bawah tanah.
Tidak hanya dalam, pipa juga tertutup lapisan aspal dan cor beton dengan ketebalan mencapai 60 sentimeter.
Baca Juga:Sejumlah Titik Amblas, Bupati Dony Gerak Cepat Tangani Jalan Lingkar Sadawarna80 Paket Jalan Ditangani Tahun Ini
Kebocoran terjadi pada pipa steel berdiameter 12 inci yang mengalirkan air dari WTP Nanggorak untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah Sumedang Selatan.
Kepala Bidang Teknik, Produksi dan Sumber Daya Air Perumda Tirta Medal Sumedang, Yadi S.Sos mengatakan, tim terus mempercepat pekerjaan agar gangguan distribusi air tidak berlangsung lama.
“Kondisi di lapangan cukup berat karena pipa berada cukup dalam dan tertutup lapisan jalan yang tebal. Kami terus berupaya mempercepat perbaikan agar distribusi air bisa segera kembali normal,” ujar Yadi, Rabu (12/7).
Dikatakan, selama proses perbaikan, pasokan air bersih terganggu di 29 wilayah. Di antaranya Cut Nyak Dien, Empang, Sonda, Budiasih, Singaparna, Palasari, Cipada, Kaum, Cipameungpeuk, Pager Betis, Tenjolaya, Suryaatmaja, Kartini, Sawah Lega, Margacinta, PG Ulun, Pangeran Santri, Kebonkol, Manangga, Raden Suyud, Dr Saleh, Margamekar, Perum Gunung Puyuh dan Ragadiem 1.
“Kami meminta pelanggan menghemat dan mengatur penggunaan air untuk kebutuhan yang paling penting. Setelah perbaikan selesai, pengaliran akan dilakukan kembali secara bertahap,” katanya.
Normalisasi air tidak langsung dilakukan sekaligus. Setelah pipa selesai diperbaiki, jaringan membutuhkan waktu untuk mengisi kembali dan memulihkan tekanan.
Tim teknis menargetkan perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga distribusi air dari WTP Nanggorak kembali normal. (red)
