Mengenal Sunat Bayi Perlukah dan Bagaimana Prosedurnya? Seperti Ini Penjelasan Dokter

Mengenal Sunat Bayi Perlukah dan Bagaimana Prosedurnya? Seperti Ini Penjelasan Dokter
Mengenal Sunat Bayi Perlukah dan Bagaimana Prosedurnya? Seperti Ini Penjelasan Dokter(ilustrasi/pint)
0 Komentar

sumedangekspres – Mengenal Sunat Bayi Perlukah dan Bagaimana Prosedurnya? Seperti Ini Penjelasan Dokter, Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, sunat merupakan suatu tradisi yang telah menjadi prosedur wajib bagi kaum pria. Seiring waktu, tren sunat semakin melibatkan anak-anak dan bahkan bayi.

Mengenal Sunat Bayi Perlukah dan Bagaimana Prosedurnya ?

Namun, muncul pertanyaan, mengapa sunat pada bayi begitu ditekankan oleh sebagian dokter?

Dalam rangka menggali jawaban atas pertanyaan ini, Doodle Exclusive Baby Care berbincang dengan dr. Kozzy, seorang Dokter Spesialis Bedah Anak.

Menurut dr. Kozzy, sunat pada bayi memiliki tujuan kesehatan tertentu.

Baca Juga:IU dan V BTS Ciptakan Fenomena dengan Love Wins All: Harmoni Bakat dan Emosi yang MemukauTimnas Indonesia Berjaya Lolos ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023

Salah satunya adalah untuk mengatasi kondisi fimosis, yaitu ketika kulup penis sulit ditarik, menyebabkan kesulitan dalam membersihkan area tersebut.

Fimosis dapat terjadi pada bayi baru lahir atau anak-anak yang sering mengalami infeksi pada kulupnya.

Dr. Kozzy menjelaskan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko kuman berkembang dan mengakibatkan masalah kebersihan.

Sebelum melakukan sunat pada bayi, dokter menekankan pentingnya pemeriksaan fisik terlebih dahulu.

Pastikan penis bayi dalam keadaan normal dan tidak memiliki kelainan seperti penis bengkok atau hipospadia.

Sunat pada bayi dilakukan dengan bius lokal, dan sebelumnya, dilakukan pemeriksaan darah untuk memastikan kemampuan pembekuan darah yang memadai.

Menurut dr. Kozzy, bayi menjadi target yang lebih mudah dalam proses sunat karena cenderung kooperatif saat digendong.

Baca Juga:HDFCF Jakarta Sumedang Memimpin Revolusi Digital untuk Reformasi BirokrasiKPU Sumedang Lantik Anggota KPPS dan Beraksi Menanam Pohon Serentak

Sebelum tindakan, bayi dihindari makan selama dua jam, tetapi akan diberikan minum secara perlahan selama prosedur untuk menjaga ketenangan dokter.

Dalam hal pemulihan, dr. Kozzy menegaskan bahwa perawatan pasca sunat pada bayi lebih mudah dilakukan, dan penyembuhan biasanya memakan waktu sekitar 7 hari dengan perawatan yang baik.

Dalam merawat bayi yang telah disunat, dr. Kozzy memberikan beberapa tips penting.

Penggunaan air mengalir atau kapas untuk membersihkan luka sunat, menjaga kebersihan saat bayi buang air besar, dan melakukan perawatan rutin dengan salep dan pergantian popok yang teratur.

Ia juga menyoroti resiko infeksi dan perlu waspada terhadap tanda-tanda seperti kemerahan, bengkak, nyeri, dan keluarnya nanah.

0 Komentar