Menteri PPN / Kepala Bappenas Gagas Berdirinya International Sweet Potato Center di Universitas Padjadjaran

Menteri PPN / Kepala Bappenas Gagas Berdirinya International Sweet Potato Center di Universitas Padjadjaran
Menteri PPN / Kepala Bappenas Gagas Berdirinya International Sweet Potato Center di Universitas Padjadjaran - (ist)
0 Komentar

“Mudah-mudahan Unpad dapat terus berkontribusi secara aktif, baik dalam mencetak pendidik-pendidik unggul maupun menghasilkan riset-riset baru yang relevan dengan bidang pertanian, Terima kasih kepada Kementerian Bappenas, semoga dapat terus mendukung Unpad agar terus berkembang ke skala yang lebih luas lagi,” kata Rektor Unpad.

Pemuliaan Ubi Jalar Pada breeding (pemuliaan) ubi kali ini, Prof. Agung sebagai Ketua PRAISE, bersama peneliti Unpad lain yaitu Dr. Debby Ustari, S.P., M.P., dan Arif Affan Wicaksono, S.P., M.Agr., serta mahasiswa Unpad Fadila Ridara, S.P., M.Agr., dan Saepul Zamil, mengembangkan varietas ubi jalar berdasarkan warna dagingnya, yaitu kuning, oranye, putih, dan ungu. Upaya pemuliaan ini tidak hanya difokuskan pada keragaman warna, tetapi juga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas hasil panen, ketahanan terhadap penyakit, kandungan kemanisan, daya simpan, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Kami juga menyesuaikan pengembangan ubi jalar dengan kebutuhan petani yang menginginkan varietas ubi jalar dengan bentuk umbi yang kompak, tidak menjalar jauh, sehingga lebih mudah dirawat dan efisien dalam budidaya. Upaya ini dilakukan melalui proses pemuliaan tanaman ( breeding ), yang meliputi seleksi, persilangan, hingga teknik mutasi untuk menghasilkan karakter tanaman yang diinginkan,” jelas Prof. Agung Karuniawan.

Baca Juga:Pemprov Jateng telah Salurkan Rp479 Juta untuk Penghafal Al QuranKejar Kebutuhan Energi Hijau, Ahmad Luthfi Dukung Pembangunan PLTS Terapung

Prof. Agung Karuniawan sendiri telah secara konsisten meneliti tanaman ubi jalar sejak tahun 2007. Meski dianggap tanaman sederhana, ubi jalar ternyata menyimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap optimal. Melalui penelitian yang berkelanjutan, Prof. Agung Karuniawan tidak hanya berhasil menghasilkan varietas unggul, tetapi juga berkontribusi dalam dunia akademik dengan membimbing dan meluluskan sedikitnya 20 doktor.

Menurut Prof. Agung Karuniawan, potensi pengembangan ubi jalar sebagian besar berada di wilayah sekitar Unpad Kampus Jatinangor, khususnya di desa-desa di Kabupaten Sumedang sekitar Unpad. Berdasarkan pengamatannya di lapangan, para petani di daerah tersebut memiliki kebutuhan yang relatif beragam. Keberagaman inilah yang menjadi dasar penting dalam merancang pengembangan varietas ubi jalar yang lebih adaptif, mudah dibudidayakan, dan memiliki nilai ekonomi yang menguntungkan bagi petani.

0 Komentar