SUMEDANGEKSPRES – – Wajah Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) terus berubah. Kawasan yang selama ini identik sebagai pusat aktivitas birokrasi kini disulap menjadi ruang publik yang dapat dinikmati seluruh masyarakat.
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan, konsep pembangunan PPS saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pelayanan administrasi pemerintahan.
Lebih dari itu, kawasan tersebut diarahkan menjadi ruang bersama yang terbuka, ramah lingkungan, sekaligus menjadi pusat edukasi bagi masyarakat.
Baca Juga:Polisi Selamatkan Bayi dalam Ambulans yang Alami Kecelakaan di JatinangorZiarah Makam Tjoet Nja Dhien, Menteri Ekraf RI Jajaki Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Sumedang
“Per hari ini saya kira konsep Pusat Pemerintahan Sumedang bukan hanya sekadar kantor pemerintahan. PPS menjadi milik masyarakat. Ini menjadi ruang bersama bagi seluruh warga Kabupaten Sumedang,” ujar Dony, baru-baru ini.
Menurut Dony, masyarakat kini dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan PPS, untuk beragam aktivitas.
Mulai dari berolahraga, berekreasi bersama keluarga, bersosialisasi, hingga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan lingkungan.
Keberadaan ruang terbuka hijau di kawasan PPS juga, sambung bupati, diharapkan menjadi paru-paru kawasan, sekaligus menghadirkan ruang publik yang nyaman di tengah aktivitas pemerintahan.
“Saat ini sejumlah fasilitas telah tersedia dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Di antaranya jogging track, lapangan mini soccer, lapangan voli serta lapangan basket yang masih dalam proses pembangunan.
Tak hanya itu, Pemkab Sumedang juga menyiapkan taman dengan sejumlah tempat duduk, sebagai area bersantai bagi pengunjung.
Baca Juga:Polres Sumedang Ringkus Komplotan Maling Motor Jaringan LampungKe Bogor, Tantan Bawa Angin Segar untuk PWI, Salah Satunya Perlindungan Profesi
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah tersedianya air minum gratis, bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan PPS.
“Kami sudah memastikan air minumnya diuji secara laboratoris dan dipastikan layak serta aman untuk dikonsumsi,” katanya.
Selain menghadirkan ruang publik yang nyaman, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga tengah mengembangkan konsep Green Government, di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang.
“Konsep ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan perkantoran, yang lebih ramah lingkungan dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah secara mandiri dan terpadu,” tuturnya.
Menurut Dony, seluruh sampah yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran diupayakan tidak langsung dibuang, melainkan dikelola agar kembali memberikan manfaat melalui konsep ekonomi sirkular.
“Harapannya, sampah yang awalnya menjadi hasil dari aktivitas perkantoran, bisa diolah kembali sehingga memberikan manfaat,” jelas Dony.
