YBM BRILiaN Mulai 2026 dengan Penguatan Keluarga: Program Family Strengthening Diluncurkan di Wanamekar Garut

BRI
YBM BRILiaN Region 9 resmi meluncurkan Program Family Strengthening (FS) di Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, GARUT – YBM BRILiaN Region 9 membuka tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor sosial. Melalui peluncuran Program Family Strengthening (FS) di Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, YBM BRILiaN menegaskan arah baru pemberdayaan yang lebih terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemandirian keluarga mustahik.

Program ini menjadi kegiatan sosial pembuka YBM BRILiaN Region 9 di awal 2026, sekaligus penanda transformasi pendekatan filantropi dari sekadar bantuan jangka pendek menuju pendampingan jangka panjang berbasis keluarga.

Peluncuran Program FS yang digelar Selasa (13/1/2026) dihadiri Wakil Ketua YBM BRILiaN Region 9 Teguh Agung Prihadi, Camat Wanaraja H. Fahmi Fauzi, Kepala Desa Wanamekar Dani Ramdani, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Garut, serta 20 keluarga penerima manfaat.

Baca Juga:Revitalisasi yang Terhenti di Tengah Pasar Cimalaka: Ketika DPRD Sumedang Memilih Mufakat di Atas PembangunanKawasan Kumuh di Jatinangor Membengkak, 15 Hektare Tak Terurus

Dalam keterangannya, Teguh Agung Prihadi menegaskan bahwa Program Family Strengthening dirancang sebagai pendampingan holistik selama tiga tahun, bukan bantuan sesaat.

“Program ini kami luncurkan sebagai pembuka kegiatan sosial tahun 2026 dengan harapan seluruh program YBM BRILiaN ke depan mampu memberi dampak yang lebih besar, lebih terukur, dan berkelanjutan. Amanah zakat pekerja BRI kami kelola untuk mendorong keluarga tumbuh mandiri, produktif, dan bermartabat,” ujarnya.

Secara bertahap, Program FS dijalankan dengan fokus yang jelas. Tahun pertama diarahkan pada pembinaan dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga. Tahun kedua menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi dan pendidikan. Sementara tahun ketiga difokuskan pada penguatan kemandirian keluarga agar mampu bertahan tanpa ketergantungan bantuan.

Pendampingan meliputi pembinaan spiritual dan parenting, dukungan modal usaha dan pelatihan keterampilan, beasiswa pendidikan anak, pendampingan kesehatan keluarga, pengelolaan keuangan rumah tangga, hingga perbaikan sanitasi berbasis keluarga.

“Seluruh dana bersumber dari zakat para pekerja BRI yang dikelola secara profesional oleh YBM BRILiaN. Amanah ini kami jaga agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Teguh.

Pemerintah Kecamatan Wanaraja menyambut positif peluncuran program tersebut. Kolaborasi antara YBM BRILiaN, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat kesejahteraan keluarga dari tingkat paling dasar.

Kepala Desa Wanamekar pun berharap Program Family Strengthening dapat menjadi model pemberdayaan keluarga berkelanjutan yang mampu direplikasi di desa-desa lain.

0 Komentar