Dinsos dan BPBD Sumedang Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Situhiang, Warga Sampaikan Terima Kasih

Penyerahan bantuan bagi korban longsor di Dusun Situhiang
Penyerahan bantuan bagi korban longsor di Dusun Situhiang RT 02 RW 08, Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung.
0 Komentar

CIMANGGUNG — Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan BPBD Kabupaten Sumedang menyalurkan bantuan kepada warga terdampak longsor tebing di Dusun Situhiang RT 02 RW 08, Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis melalui Kepala Desa Tegalmanggung Cecep dan Camat Cimanggung Agus Wahyudin, serta didampingi unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tegalmanggung sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Camat Cimanggung, Agus Wahyudin, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban warga yang terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di masa darurat.

Baca Juga:Laporan ke PLN Tak Direspons, Warga Rancaekek Diduga Tersetrum Kabel PutusWarga Masih Datangi Kantor Damkar Saat Darurat, Danpos Tanjungsari Ingatkan Nomor Layanan Resmi

“Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan dasar warga, terutama bagi keluarga yang rumahnya berada di zona rawan dan harus mengungsi sementara,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan logistik dasar dan sembako, yang difokuskan untuk warga terdampak langsung longsor, yakni 10 kepala keluarga atau 34 jiwa di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tegalmanggung, yang turut melakukan pendampingan, pengamanan, serta memastikan proses distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan semua pihak yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah kondisi sulit seperti sekarang,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih serupa juga datang dari warga lainnya, yang berharap adanya penanganan jangka panjang, terutama pembangunan tembok penahan tanah secara permanen, agar mereka dapat kembali tinggal dengan aman tanpa rasa khawatir akan longsor susulan.

Pemerintah kecamatan bersama desa, BPBD, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya terus melakukan pemantauan kondisi lokasi longsor, sekaligus menyusun langkah-langkah lanjutan untuk penanganan darurat hingga pemulihan jangka panjang demi keselamatan dan keamanan warga. (kos)

0 Komentar