SUMEDANG EKSPRES — Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Barat yang ditetapkan sebagai percontohan oleh Mabes Polri terus mendapat dukungan dari jajaran kewilayahan.
Dukungan tersebut ditunjukkan langsung oleh Kasat Lantas Polres Sumedang yang meninjau sekaligus melaksanakan penanaman di beberapa titik lokasi program di Dayeuh Luhur, Desa Tanjunghurip, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang.
Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan nyata Polres Sumedang terhadap program strategis Polda Jawa Barat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Baca Juga:Polsek Tanjungsari Ucapkan Selamat HUT ke-80 TNI, Wujudkan Sinergi dan Kekompakan TNI–Polri
“Hari ini kami tidak hanya meninjau, tetapi turun langsung melaksanakan penanaman di beberapa titik lokasi.
Ini bentuk komitmen kami mendukung penuh Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Barat yang menjadi percontohan Mabes Polri. Kami ingin memastikan program ini benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar AKP Agus di sela kegiatan. Kepada jurnalisbicara.com saat diwawancarai di lokasi, Minggu (08/02/26) Pagi.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sektor pangan yang berkelanjutan.
AKP Agus menambahkan, Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang siap mendukung kelancaran mobilitas dan distribusi hasil pertanian agar berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga hasil panen petani dapat terserap secara optimal.
“Dengan dukungan lalu lintas yang aman dan tertib, distribusi hasil pertanian diharapkan berjalan lancar dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Kegiatan di wilayah Ganeas ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal serta menjadi bagian dari keberhasilan Program Ketahanan Pangan Polda Jawa Barat sebagai percontohan Mabes Polri.
Polres Sumedang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. (red)
