Warga Cimalaka Resah, Kabel Listrik PLN Terbuka Tak Kunjung Diperbaiki

kabel listrik
DIKELUHKAN: Yunus Mitafhun menunjukkan kabel listrik yang belum terbungkus di atas bangunan bimbingan belajar miliknya di Dusun Lembur Gedong, Desa Cimalaka, Rabu (25/2).(Achmad/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, CIMALAKA – Warga Dusun Lembur Gedong RT 02 RW 06, Desa Cimalaka, mengeluhkan keberadaan kabel listrik jenis lama yang belum terbungkus dan membentang di atas permukiman. Kabel tersebut disebut berpotensi membahayakan keselamatan warga yang beraktivitas di sekitarnya.

Keluhan disampaikan Yunus Mitafhun, pemilik bangunan bimbingan belajar yang tepat berada di bawah jalur kabel tersebut. Ia mengaku khawatir dengan kondisi instalasi yang dinilai sudah tidak layak.

“Kami khawatir karena kabelnya masih terbuka. Di bawahnya ada aktivitas belajar anak-anak setiap hari,” ujarnya, baru-baru ini.

Baca Juga:30 Praja IPDN Turun ke Desa Licin, Data Warga Diverifikasi UlangKemiskinan Tak Turun, Pengangguran Menggantung, Wabup Sumedang Semprot Perangkat Daerah: Jangan Hanya Laporan!

Menurut Yunus, laporan telah beberapa kali disampaikan langsung ke kantor Perusahaan Listrik Negara. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut di lapangan.

Karena belum mendapatkan respons, Yunus mengaku telah menyampaikan pengaduan ke pemerintah desa agar dapat difasilitasi dan segera ditindaklanjuti.

“Saya sudah melapor lebih dari sekali. Sekarang coba lewat desa supaya bisa segera ada penanganan,” katanya.

Yunus menyebut, kondisi kabel belum terbungkus tidak hanya ditemukan di satu titik, melainkan masih terlihat di beberapa lokasi lain di wilayah tersebut. Ia berharap ada pengecekan menyeluruh untuk memastikan keamanan jaringan listrik.

Ia juga mengingatkan agar peristiwa kecelakaan akibat kabel listrik tidak kembali terjadi. Warga meminta adanya penggantian kabel lama dengan model yang lebih aman dan terbungkus guna meminimalkan risiko.

“Kami berharap segera ada perbaikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait laporan warga tersebut. Masyarakat berharap adanya respons cepat demi menjaga keselamatan lingkungan sekitar.(ahm)

0 Komentar