SUMEDANG EKSPRES, KOTA – Tren busana Lebaran memang ramai di media sosial. Model-model baru viral, promosi diskon berseliweran, dan euforia belanja terasa di dunia maya. Namun di Pasar Sumedang, cerita berbeda justru terjadi: omzet pedagang turun drastis.
Memasuki pekan kedua Ramadan, sejumlah pedagang mengaku penjualan hanya berkisar 15–20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena Ramadan biasanya menjadi momentum panen tahunan bagi pelaku usaha kecil.
Khoring, pemilik toko pakaian di pasar semi modern Sumedang, menyebut situasi saat ini jauh dari harapan.
Baca Juga:Belanja Online Gerus Pasar Sumedang, Omzet Pedagang Busana Terjun BebasUsaha Bertahun-tahun Ludes dalam Semalam, Peternak Cisurupan Garut Rugi Rp700 Juta
“Sekarang paling hanya 15 sampai 20 persen dibanding tahun lalu. Banyak yang cuma lihat-lihat, belum beli,” ujarnya, Jumat (27/2).
Menurutnya, perubahan pola belanja ke platform online menjadi faktor utama. Konsumen lebih memilih transaksi digital yang dinilai praktis dan penuh promo. Sementara pedagang pasar harus bertahan dengan modal sendiri dan risiko stok menumpuk.
Ironisnya, saat pandemi Covid-19 lalu, tokonya justru sempat mengalami lonjakan penjualan. Kini, setelah kondisi normal, pembeli justru berkurang.
“Biasanya dua minggu sebelum puasa sudah belanja besar. Sekarang tidak berani ambil banyak. Modal pakai uang sendiri,” katanya.
Kondisi ini memunculkan harapan agar pemerintah daerah turun tangan. Pedagang menilai perlu ada langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan pasar tradisional—mulai dari promosi belanja lokal, event Ramadan di pasar, hingga stimulus bagi pelaku UMKM.
Ramadan dan Lebaran selama ini menjadi tulang punggung perputaran ekonomi pedagang kecil. Jika momentum ini tak mampu mendongkrak omzet, dikhawatirkan banyak usaha mikro akan semakin tertekan.
Di tengah tren busana seperti “Baju Bini Orang”, gamis sweet, dan abaya yang viral, pedagang pasar hanya bisa berharap pembeli benar-benar datang, bukan sekadar ramai di linimasa.(tan)
