SUMEDANG EKSPRES – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, kini telah mencapai progres sekitar 70 hingga 80 persen. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa ( Kades) Girimukti, Adang Arifin , kepada Sumeks Rabu (15/4)
Menurut Kades, Bangunan KDMP di tempatkan berlokasi di RW 14 Dusun Bojongkondang, tepatnya di kawasan Pasir Samsir.
Lokasi tersebut dipilih karena dinilainya cukup strategis dan telah menjadi pusat berbagai aktivitas masyarakat desa.
Baca Juga:Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat ElektronikDamkar Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Dini di Desa Padasuka
“Di lokasi itu sudah ada lapang sepak bola, tempat bermain anak, serta area program ketahanan pangan. Jadi kami memilih tempat yang memang aktif digunakan masyarakat beraktifitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan yang digunakan merupakan tanah kas desa dengan luas yang cukup memadai. Meski demikian, terdapat tantangan dalam proses awal pembangunan, terutama karena kondisi tanah berada di area perbukitan.
“Kendalanya di awal itu karena posisi tanah di atas, jadi harus dilakukan pembenahan lahan terlebih dahulu seperti cut and fill. Tapi alhamdulillah itu sudah selesai dan pembangunan bisa berjalan,” jelasnya.
Dalam proses pembangunan, pihak desa melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja utama. Sementara untuk pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus, diserahkan kepada tim teknis terkait.
“Mayoritas pekerja dari warga desa kami sendiri. Ini juga merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Saat ini, pembangunan fisik KDMP sudah mencapai 70 smp 80 persen, tinggal menyelesaikan bagian atap dan tahap akhir seperti pengecatan. Adang berharap, keberadaan KDMP nantinya dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.
“Ini program nasional yang kami harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi. KDMP ini konsepnya koperasi, dari, oleh, dan untuk masyarakat,” katanya.
Baca Juga:Pemdes Sukajaya Fokus Program KetapangKasus Korupsi Bank Cirebon, 3 Direksi Resmi Jadi Tersangka
Ia juga menyebutkan, hingga tahap awal, jumlah anggota KDMP telah mencapai sekitar 200 hingga 300 orang, yang terdiri dari perangkat desa, RT, RW, BPD, serta kader desa. Ke depan, keanggotaan akan diperluas ke masyarakat umum.
“Penarikan iuran anggota juga sudah berjalan hampir lima bulan. Kami tinggal menunggu pembangunan selesai untuk operasional penuh,” ungkapnya.
