Usaha Bertahun-tahun Ludes dalam Semalam, Peternak Cisurupan Garut Rugi Rp700 Juta

Kebakaran kandang ayam
PADAMKAN: Kebakaran kandang ayam dua lantai di Cisurupan, Garut, Sabtu dini hari diduga akibat korsleting listrik. Sekitar 6.000 ekor ayam terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta.(Damkar Garut)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, GARUT – Kebakaran hebat melalap kandang ayam dua lantai di Kampung Batu Reog, RT 07 RW 05, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Sabtu (28/2) dini hari. Sekitar 6.000 ekor ayam terdampak dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta.

Kandang berukuran 5 x 10 meter milik Dede Yandi (45) itu dilaporkan mulai terbakar sekitar pukul 03.30 WIB. Api pertama kali terlihat di bagian atap sebelum dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Baca Juga:Tambang, Pajak, dan Lubang PengawasanKejari Sumedang Bongkar Modus Korupsi Rp2,5 Miliar: Pajak Tambang Dibayar Tak Sesuai

“Berdasarkan keterangan pemilik kandang, api muncul dan langsung membesar di atap kandang sekitar pukul 03.30 WIB, diperkirakan dari korsleting listrik,” ujarnya seperti dilansir dari radargarut.id

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, seluruh bangunan kandang berikut ribuan ayam di dalamnya terdampak kebakaran.

“Objek yang terbakar kandang ayam dua lantai (5×10 meter), sekitar ±6.000 ekor ayam terdampak kebakaran, dan kerugian mencapai ±Rp700 juta,” tambah Usep.

Petugas dari Pos Sektor Cikajang diterjunkan dengan satu unit kendaraan pancar dan satu unit water supply dari Mako. Setelah berjibaku memadamkan api, situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman.

Usai pemadaman, petugas melakukan pendataan serta pengecekan peralatan sebelum kembali ke pos.(rza)

0 Komentar