JATINANGOR EKPRES –Pada anggaran Dana Desa (DD) 2026 Pemerintah Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara menegaskan komitmennya untuk meningkatkan program kesehatan warga masyarakat di desanya, baik dari sisi sarana maupun non sarana seperti program pembinaan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Jatimulya, Oteng Sulaeman melalui sekretaris Desa Rancamulya Venti Sulastri kepada Sumeks, Rabu (4/3).
Dalam keterangannya Venti menyampaikan, pembangunan sarana kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemdes Rancamulya guna menunjang aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Baca Juga:Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan EfisienDoaku
Pembangunan Posyandu, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan lainnya dinilai penting guna menunjang kesehatan warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di desanya.
“Pembangunan sarana kesehatan dan penunjang kesehatan menjadi fokus kami di Desa Rancamulya.
Dengan kesehatan yang baik, aktivitas warga bisa berjalan lancar dan ini berdampak pada roda perekonomian warga,” ujar Venti .
Venti juga mengatakan, selain itu pembangunan Posyandu pasa anggaran dana desa tahun ini dibangun juga satu unit Rumah tidak layak huni ( Rutilahu), dan pemberian bantuan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLTDD ) kepada 9 Kepala Keluarga manfaat,” ucap Kades.
Karena masih banyaknya usulan dan tuntutan dari masyarakat yang tertunda untuk perbaikan infrastruktur jalan lingkungan dan drainase di wilayahnya, Venti berharap tahun depan regulasi anggaran dana desa ada perubahan dan ada penambahan anggaran.
” Harapan kami dari pemerintahan desa Rancamulya, ada regulasi baru untuk penambahan anggaran dana desa dari pemerintahan pusat agar anggaran tersebut bisa merealisasikan usulan-usulan pembangunan dari masyarakat yang belum bisa dilaksanakan seperti pembangunan jalan linkungan, Irigasi, Tembok Penahan Tanah (TPT) dan program pemberdayaan lainya,” tutup Venti. (ahm)
