Capaian ini mencerminkan peran entitas anak dalam memperkuat diversifikasi sumber pendapatan Perseroan.
Fitri juga menyampaikan bahwa struktur permodalan tetap kuat untuk mendukung keberlanjutan bisnis Perseroan. Total Ekuitas solid di level Rp10,17 triliun, dengan Risk Based Capital (RBC) pada level 420,5 persen.
Adapun Total Aset Perseroan tercatat sebesar Rp29,69 triliun pada akhir Maret 2026.
Baca Juga:Puluhan Insan Pendidikan Terima Penghargaan di Vidya Caryena III, Bupati Dony: Motivasi Bagi Insan PendidikanPertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
“Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk menjaga stabilitas kinerja sekaligus mendukung agenda pertumbuhan ke depan.
Perseroan akan terus memastikan pengelolaan modal dilakukan secara prudent, sejalan dengan komitmen untuk menjaga fundamental dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan” ujar Fitri.
Fitri menambahkan bahwa Perseroan terus memastikan kualitas pelaporan keuangan sejalan dengan standar akuntansi yang berlaku.
“Penerapan PSAK 117 menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam meningkatkan kualitas dan transparansi pelaporan keuangan.
Perseroan terus memastikan bahwa kinerja yang dicapai didukung oleh fundamental yang sehat, pengelolaan risiko yang tepat, serta struktur keuangan yang tetap kuat”.
Ke depan, Tugu Insurance akan terus memperkuat fundamental bisnis serta meningkatkan kualitas pertumbuhan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Perseroan juga akan mengoptimalkan pengelolaan portofolio, menjaga disiplin risiko, serta memperkuat kontribusi entitas anak sebagai bagian dari strategi pertumbuhan Tugu Insurance. (red)
