Pabrik Tahu di Pamulihan Sumedang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp800 Juta

Pabrik Tahu di Pamulihan Sumedang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp800 Juta
Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik tahu milik CV Sari Asih Mandiri di Dusun Cikeuyeup RT 001 RW 004, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (16/5/2026) pagi.
0 Komentar

SUMEDANG EKPRES – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik tahu milik CV Sari Asih Mandiri di Dusun Cikeuyeup RT 001 RW 004, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (16/5/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Syarif Effendi Badar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.15 WIB.

Setelah menerima laporan, petugas dari Pos Damkar Wilayah Tanjungsari bersama tim dari Mako Pusat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.“Petugas segera melakukan penanganan karena api dikhawatirkan merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujarnya.

Baca Juga:Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPTPembangunan KDMP di Sumedang Dipercepat

Pabrik tahu yang terbakar diketahui milik Deni Mulyawan (49), seorang wiraswasta warga Dusun Cikeuyeup, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan. Bangunan pabrik yang terbakar memiliki luas sekitar 800 meter persegi.

Menurut informasi sementara, api diduga berasal dari area tungku penggorengan tahu. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan pabrik beserta isinya.Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas mulai melakukan penanganan pada pukul 09.20 WIB dan api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah api padam, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang menerjunkan Regu Piket 2 Pos Damkar Tanjungsari dan Regu Piket Mako Pusat. Penanganan juga melibatkan unsur TNI/Polri, PMI Kabupaten Sumedang, IEA Kabupaten Sumedang, PLN Tanjungsari, Puskesmas Haurngombong, serta warga setempat.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan cukup besar pada bangunan pabrik dan peralatan produksi. Petugas masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. (kos)

0 Komentar