SUMEDANG EKPRES, CIMALAKA – Pemerintah Desa ( Pemdes ) Galudra Kecamatan Cimalaka menegaskan prioritas pembangunan infrastruktur untuk Dana Desa tahun 2026 dialokasikan pada bidang fasilitas kesehatan dan sarana prasarana lingkungan, guna meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Galudra, Sumpena BA.
Menurutnya, ada tiga program utama yang menjadi fokus pembangunan di Desa Galudra. Pertama, pemasangan kanopi di depan halaman di dua Posyandu.
Baca Juga:Pemdes Licin Terus Upayakan Penurunan StuntingPerkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
” Posyandu Dahlia 3 dan Dahlia 4, yang sebelumnya belum memiliki kanopi depan, dan kini sudah selesai dipasangi,” ujarnya.
Kedua lanjut Kades yaitu pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Galudra RW 02 RT 02 dengan alokasi anggaran 19 juta rupiah lebih.
Dengan rincian Panjang TPT 34 meter Tinggi satu 1,2 meter dengan pondasi 40 centi meter disesuaikan dengan kondisi tanah yang sudah stabil sehingga tidak memerlukan penggalian lebih dalam.
Kades berharap dengan pembangunan ini, pelayanan Posyandu diharapkan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi warga masyarakat dan para kader saat beraktivitas di fasilitas Posyandu tersebut.
” Sementara untuk pembangunan TPT kami bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga saat melewati jalan yang dibangun TPT tersebut,” jelas Kades
Terkait dengan adanya anggaran Dana Desa tahun 2026 yang dialihkan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ), Kades.menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan pemerintah pusat untuk membangkitkan perekonomian desa.
“Pengalihan anggaran ini bertujuan agar pembangunan KDMP dapat dimanfaatkan warga dan pemerintah desa, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat ,” ujar beliau.
Baca Juga:Pabrik Tahu di Pamulihan Sumedang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp800 JutaBeda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Kades juga menegaskan bahwa meskipun ada pengalihan alokasi anggaran dana desa, program-program desa tetap dijalankan dengan prinsip memilah yang jadi prioritas.
“Kegiatan prioritas yang dianggap perlu dan penting dilaksanakan akan dikerjakan terlebih dahulu, dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap agar pembangunan tetap efektif,” tutupnya.
Dengan strategi ini, Pemdes Galudra berharap fasilitas kesehatan dan sarana publik lainnya bagi masyarakat semakin optimal, mendukung kesehatan dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (ahm)
