Korban Penipuan Kerja di Kamboja Asal Cimanggung Dipulangkan, Disnakertrans Sumedang Imbau Warga Waspada

DISNAKERTRANS SUMEDANG
BERI KETERANGAN: Ujang Solihin (tengah) didampingi jajaran Disnakertrans Kabupaten Sumedang setelah berhasil dipulangkan dari Kamboja. Warga Cimanggung tersebut sebelumnya menjadi korban penipuan kerja dan dipekerjakan sebagai operator online scam di negara tersebut.(Dok. Disnakertrans Sumedang)
0 Komentar

KOTA – Ujang Solihin, warga asal Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga setelah menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Kamboja.

Ujang sebelumnya diberangkatkan dengan iming-iming pekerjaan dan penghasilan yang menggiurkan. Namun setibanya di Kamboja, ia justru dipekerjakan sebagai operator online scam atau judi online.

Pemulangan Ujang ke Sumedang mendapat pendampingan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang yang melakukan koordinasi untuk membantu proses kepulangannya.

Baca Juga:Dinkes Sumedang Tegaskan Penanganan TB Terus Diperkuat, Kasus HIV di Tanjungsari Jadi PerhatianMotor Suzuki Access 125 jadi Rekomendasi Skutik Harian, Desain Klasik dan Irit BBM

“Terima kasih Pak Bupati karena telah membantu memulangkan saya dari Kamboja,” ujar Ujang Solihin dalam sebuah video yang diunggah Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Rabu (10 Juni 2026).

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumedang, Taufik H. Slamet, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan Ujang dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

“Selamat sudah kembali lagi ke Sumedang dan bisa berkumpul dengan keluarga. Nanti bisa mencari pekerjaan lagi di Sumedang karena saat ini juga tersedia banyak lowongan pekerjaan,” kata Taufik.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran pekerjaan, khususnya yang menjanjikan gaji besar dengan proses perekrutan yang tidak jelas.

Menurutnya, masyarakat yang menerima tawaran kerja, baik dari perorangan maupun perusahaan yang datang langsung ke rumah, sebaiknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Disnakertrans Sumedang.

“Kalau ada tawaran pekerjaan, terutama untuk penempatan di luar daerah atau luar negeri, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Disnakertrans. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mengalami kesulitan apabila terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Taufik menambahkan, kasus yang dialami Ujang menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh janji penghasilan tinggi tanpa memastikan legalitas perusahaan maupun prosedur penempatan kerja yang ditawarkan.

Baca Juga:Persib Juara Tiga Kali Beruntun, Anggota Dewan Rayakan Bersama Bobotoh di CimanggungDahlan Iskan Puji Reformasi Birokrasi Sumedang: Laporan Pemerintahan Bisa Dipantau Setiap Hari

Pihaknya berharap masyarakat semakin aktif mencari informasi melalui jalur resmi guna menghindari praktik penipuan tenaga kerja yang masih marak terjadi.(win)

0 Komentar