SUMEDANG EKSPRES, Cimalaka – Pemerintah Desa (Pemdes) Licin Kecamatan Cimalaka Kabupatem Sumedang, terus berupaya menekan angka stunting di wilayahnya melalui berbagai program edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang dinilai memberikan manfaat besar bagi warga, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pola hidup sehat dan gizi seimbang.
Kepala Desa Licin, Zulkifli M Ridwan, mengatakan bahwa kegiatan edukasi dapur sehat telah dilaksanakan sebanyak tiga kali di Desa Licin.
Baca Juga:Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM SekarangPabrik Tahu di Pamulihan Sumedang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp800 Juta
Menurutnya, program tersebut sangat membantu para kader dan stakeholder desa dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat yang anaknya mengalami stunting maupun yang berisiko stunting.
“Alhamdulillah di Desa Licin sudah tiga kali dilaksanakan edukasi dapur sehat atau stunting. Ini sangat bermanfaat sekali, terutama untuk mengedukasi para kader yang menjadi garda terdepan dalam membina warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, angka kasus stunting di Desa Licin mengalami penurunan. Saat ini jumlah anak stunting tercatat sebanyak 37 anak. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 39 anak.
“Allhamdulillah menurut data yang ada di kami, angka anak stunting di desa kami menurun, saat ini tercatat 37 anak stunting dimana tahun sebelumnya tercatat 39 orang anak mengalami stunting,” katanya.
Lebih lanjut, Zulkifli berharap program DASHAT tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan anak stunting, tetapi juga mampu mengubah pola makan dan pola hidup masyarakat agar lebih sehat.
Ia menekankan pentingnya pencegahan sejak dini, termasuk kepada calon pengantin agar memahami pentingnya gizi seimbang sebelum membangun rumah tangga atau berkeluarga.
“Harapan kami ke depan, anak-anak yang mengalami stunting bisa benar-benar berubah karena pola makan sehat, bukan hanya keluar dari data karena faktor usia. Program ini juga ditujukan kepada calon pengantin supaya nantinya anak-anak mereka tidak mengalami stunting,” tambahnya.
Baca Juga:Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPTPembangunan KDMP di Sumedang Dipercepat
Kades Licin optimis melalui kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat, angka stunting di wilayah tersebut dapat terus ditekan sehingga tercipta generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
