SUMEDANGEKSPRES – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi media sosial saat ini.
Hal itu disampaikan Bupati Dony saat memberikan arahan pada acara Penyerahan Bantuan Peralatan Audio Visual bagi Kelompok Informasi Kecamatan di Ruang Tamu Bupati Pusat Pemerintahan Sumedang, Kamis (21/5/2026).
Menurut Bupati, perkembangan media sosial yang sangat cepat dan mudah viral memiliki dua sisi yang harus disikapi secara bijak.
Baca Juga:Target 240 Dapur SPPG Harus Segera Tuntas, Bupati Dony: Rantai Pasok Pangan Harus Komoditas LokalPerkuat Arus Informasi, Bupati Dony Serahkan Peralatan Audio Visual: KIM Penyaring Informasi
Di satu sisi membawa manfaat besar dalam percepatan informasi, namun di sisi lain memunculkan ancaman hoaks, ujaran kebencian, hingga disinformasi apabila tidak diimbangi dengan literasi digital yang baik.
“Karena itu KIM harus hadir menjadi bagian yang memberikan informasi yang akurat, objektif, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kalau ingin tahu benar atau tidaknya sebuah informasi, cek ke KIM,”ujarnya.
Ia berharap KIM mampu menjadi arus informasi utama atau mainstream di tengah masyarakat, sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan warga dalam menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.
“Banyak kebijakan pemerintah lahir dari masukan teman-teman KIM. Yang luput dari pemerintah bisa cepat terdeteksi oleh KIM. Ini sangat membantu pemerintah dalam mengambil langkah cepat,” katanya.
Bupati Dony juga menyoroti rendahnya literasi digital masyarakat di tengah tingginya aktivitas penggunaan media sosial di Indonesia.
Kondisi tersebut, menurutnya, sering memicu penyebaran berita bohong dan komentar negatif yang tidak berdasar.
“Sekarang orang baru baca judul sudah langsung berkomentar. Padahal belum tentu isi beritanya sesuai. Maka saya selalu bilang, saring sebelum sharing. Sharing kalau sudah sure,” ucapnya.
Baca Juga:Cegah Stanting, Pemerintah Sasar Remaja Putri, Wabup: Calon Ibu di Masa DepanHarkitnas 2026, Bupati Sumedang: Lepaskan Diri dari Ketertinggalan
Ia mengingatkan bahwa menyebarkan informasi bohong atau fitnah dapat menjadi dosa berkepanjangan karena terus tersebar kepada banyak orang.
Selain menjadi penyampai informasi, Dony berharap KIM juga mampu berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui kreativitas dan inovasi kegiatan informasi yang lebih produktif.
“KIM harus terus meningkatkan kreativitas dan menjadi penyaring informasi di tengah media sosial yang semakin bebas dan masif,” tuturnya.
