SUMEDANGEKSPRRS – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan gotong royong melalui Gerakan Solidaritas Kemanusiaan.
Gerakan ini menjadi wadah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari korban bencana hingga warga yang membutuhkan layanan kesehatan dan donor darah.
Hal itu disampaikan Bupati Dony saat meninjau pelaksanaan Gerakan Sumedang Membumi di Kecamatan Sumedang Utara, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga:HUT RI ke-81, Gerakan Sumedang Membumi Hadirkan Layanan PublikKenali Ciri Anjing Rabies, Warga Diminta Tak Sepelekan Gigitan Hewan
Bupati Dony mengatakan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan merupakan agenda tahunan yang digelar untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap sesama. Pelaksanaannya dijadwalkan akan berlangsung pada bulan September sampai November 2026, namun gerakannya mulai digaungkan sejak Agustus.
“Gerakan Solidaritas Kemanusiaan adalah salah satu agenda tahunan yang fokus pada penguatan solidaritas dan gotong royong masyarakat untuk mendukung berbagai misi kemanusiaan,” kata Bupati Dony.
Menurutnya, gerakan tersebut berlandaskan kesukarelaan. Masyarakat yang berpartisipasi tidak boleh merasa terpaksa.
“Esensinya adalah individu, bukan kelompok, murni sukarela dan tidak ada unsur paksaan. Prinsip utama gerakan kemanusiaan berasaskan kebebasan, transparan, dan akuntabilitas,” ujarnya.
Bupati memastikan setiap rupiah yang terkumpul akan digunakan untuk kepentingan kemanusiaan. Sejumlah sektor yang menjadi sasaran antara lain penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, serta pembinaan relawan dan donor darah.
“Benar-benar uang ini digunakan untuk kemanusiaan, membantu sahabat kita, teman kita, bapak kita, rekan kita, sesama warga, sesama anak bangsa,” katanya.
Bupati Dony pun mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam Gerakan Solidaritas Kemanusiaan 2026.
Baca Juga:19 Atlet Panahan Tradisional Garut Bersiap Berlaga di Kejurnas FESPATI 2026, Terbanyak se-Jawa BaratBerawal dari Usaha Rumahan, Kelompok Usaha Harapan Bersama di Sumedang Membuka Peluang Ekonomi di Desa Berkat
“Mari kita jadikan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan periode September hingga November 2026 ini sebagai wadah untuk menyebarkan rasa peduli dan solidaritas sosial tanpa batas demi kemanusiaan,” ucapnya.
Ia berharap gerakan tersebut menjadi kekuatan bersama dalam membantu warga yang membutuhkan.
“Ayo sama-sama bersatu padu untuk menyukseskan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan, membantu sesama kita, membantu saudara-saudara kita, khususnya untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sumedang Agus Rasjidi mengatakan semangat solidaritas tersebut telah diwujudkan PMI melalui berbagai aksi kemanusiaan di lapangan.
Selain pelayanan donor darah, PMI juga turun membantu masyarakat yang terdampak kondisi darurat, termasuk warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
