Bupati Dony Buka Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang, Siapkan SDM Sumedang Berdaya Saing Global

Bupati Dony Buka Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang, Siapkan SDM Sumedang Berdaya Saing Global
Bupati Dony Buka Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang, Siapkan SDM Sumedang Berdaya Saing Global
0 Komentar

Lebih lanjut, Dony menilai program pemagangan ke Jepang memiliki dampak strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam upaya mengurangi angka pengangguran, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini menjadi salah satu prioritas kami dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran. Selain memperluas peluang kerja di dalam negeri, kami juga mendorong akses kerja di luar negeri yang legal, aman, dan berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat Slamet, menyampaikan bahwa minat generasi muda Sumedang terhadap program pemagangan ke Jepang sangat tinggi. Dari total 201 pendaftar yang mengikuti tahapan seleksi, hanya 60 peserta yang berhasil lolos dan mengikuti pelatihan.

Baca Juga:Penataran Ditutup, Wakil Bupati Fajar: Prestasi Atlet Berawal dari Dedikasi PelatihSumedang Kembali Raih WTP Ke 12 Kalinya, Dony: Alhamdulillah, Ini Capaian Bersama

“Selama empat bulan, mulai Juni hingga September 2026, para peserta akan menjalani pendidikan dan pelatihan bahasa serta budaya Jepang secara intensif di lembaga pelatihan kerja yang telah bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang,” jelasnya.

Taufik menambahkan, program pemagangan ke Jepang merupakan peluang emas bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman kerja internasional. Namun demikian, keberhasilan di negara tujuan sangat bergantung pada kemampuan bahasa dan pemahaman budaya setempat.

“Penguasaan bahasa Jepang (Nihongo) dan pemahaman budaya Jepang (Bunka) merupakan kunci utama untuk dapat beradaptasi dan bekerja dengan sukses. Oleh karena itu, pelatihan intensif ini diselenggarakan sebagai jembatan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta kompetensi berbahasa peserta sebelum diberangkatkan ke negara penempatan,” pungkasnya.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang berharap lahir tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan dan daya saing global, tetapi juga mampu menjadi duta daerah yang membawa nama baik Sumedang di kancah internasional. (red)

0 Komentar