Mahasiswa PNJ Tebar Kebaikan, Dony: Diharapkan Mampu Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Sumedang menerima kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Le
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Sumedang menerima kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli, serta mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan, Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), di Gedung Sumedang Creative Center (SCC), Kamis (30/7).
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Kabupaten Sumedang menerima kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli, serta mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan, Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), di Gedung Sumedang Creative Center (SCC), Kamis (30/7).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, jajaran dosen PNJ, pelaku UMKM, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dan Kepala Bapenda, dan Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

Baca Juga:Hidupkan Kembali Kaulinan Barudak untuk Batasi Dampak Ruang DigitalWaspada! Ruang Digital Bisa Jadi Ancaman bagi Anak

“Saya yakin kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Mahasiswa dan para dosen datang untuk bekerja dengan hati, mentransfer ilmu, dan meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dirasakan oleh para pengusaha UMKM di Kabupaten Sumedang,” ujar Dony.

Ia berharap ilmu yang diberikan, khususnya di bidang penyusunan laporan keuangan dan perpajakan, dapat membantu UMKM berkembang lebih profesional sehingga mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, hingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.Menurut Dony, keberhasilan program pengabdian tidak berhenti saat kegiatan selesai, tetapi harus diikuti dengan pendampingan berkelanjutan agar ilmu yang diberikan benar-benar diterapkan.

“Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah adanya perubahan pada pengusaha UMKM, baik dari sisi pemahaman maupun praktik. Karena itu saya berharap setelah kegiatan ini tetap ada komunikasi dan pendampingan, misalnya melalui grup WhatsApp untuk konsultasi,” katanya.

Bupati juga mengajak para pelaku UMKM memiliki pola pikir terbuka terhadap ilmu dan teknologi baru. Ia menilai kemajuan usaha hanya dapat dicapai jika pelaku usaha terus belajar dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan (continuous improvement).

“Open mind, open heart, lalu open will. Pikiran terbuka untuk menerima ilmu, hati terbuka untuk belajar, kemudian memiliki kemauan untuk mengeksekusinya. Jangan berhenti bertumbuh,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Dony turut menyinggung pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT sebagai alat bantu dalam menyusun laporan maupun mencari informasi. Namun menurutnya, teknologi tetap membutuhkan arahan dan keputusan dari manusia.

0 Komentar