Kepada seluruh petugas sensus, Bupati berpesan agar menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), menjaga integritas, serta mengedepankan sikap ramah dan santun saat berinteraksi dengan masyarakat. Ia meyakini bahwa pendekatan yang humanis akan membantu kelancaran proses pendataan di lapangan.
“Saya minta kepada seluruh petugas sensus agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai SOP yang telah ditetapkan. Bekerjalah dengan penuh integritas, ramah, sopan santun, dan lakukan tugas ini dengan hati agar masyarakat merasa nyaman memberikan informasi yang dibutuhkan,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur pemerintahan sangat diperlukan agar proses pendataan berjalan lancar dan memperoleh partisipasi aktif dari masyarakat.
Baca Juga:Pasien Diduga Menunggu 12 Jam Tanpa Penanganan Dokter, RS Unpad Beri KlarifikasiDua Bocah Kakak Beradik Jadi Korban Teror Air Keras, Penyelidikan Polisi Tertuju ke Lingkungan Keluarga
“Saya minta seluruh kepala SKPD, camat, lurah, dan kepala desa agar membantu menyosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi kepada masyarakat. Berikan pemahaman yang baik sehingga masyarakat mengetahui, memahami, dan menerima kehadiran petugas sensus dengan baik. Dengan dukungan semua pihak, kita dapat menghasilkan data yang berkualitas demi pembangunan Sumedang yang semakin maju dan menyejahterakan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu Plh. Kepala BPS Kabupaten Sumedang Wawan kusmawan mengatakan jumlah petugas lapangan sensus ekonomi sebanyak 1.159 yang akan mengemban tugas di Kabupaten Sumedang berlangsung dari tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus 2026.
“Sensus ekonomi ini perlu dilaksanakan mengingat sensus ekonomi yang terakhir adalah tahun 2026 sehingga tentu terdapat beberapa perubahan kondisi ekonomi saat ini, yaitu perubahan pola konsumsi masyarakat, pergeseran struktur lapangan usaha, dan lonjakan aktivitas ekonomi digital,” pungkasnya. (red)
