Program Jaga Desa Perkuat Tata Kelola dan Sukseskan Prioritas Nasional hingga Tingkat Desa

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri kegiatan Optimalisasi Jaksa Garda Desa dalam Mendukung Program P
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri kegiatan Optimalisasi Jaksa Garda Desa dalam Mendukung Program Prioritas Nasional (Jaga Dapur dan Jaga Indonesia Pintar) sekaligus Pengukuhan DPC ABPEDNAS Kabupaten Sumedang Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Sumedang yang digelar di GOR Tadjimalela, Kamis (25/6/2026).
0 Komentar

“Bagi kami, MBG merupakan program yang sangat mulia untuk menyiapkan Generasi Emas Indonesia. Penyediaan gizi yang baik bagi anak-anak kita adalah investasi jangka panjang guna mewujudkan generasi yang cerdas, sehat, produktif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia menambahkan, program tersebut menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam membangun generasi yang tangguh melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program MBG akan memberikan kontribusi besar terhadap penyelesaian berbagai persoalan kesehatan di masa mendatang.

“Mari kita jaga bersama program yang sangat mulia ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyukseskannya demi masa depan bangsa,” imbuhnya.Selain Program Jaga Dapur, Bupati Dony juga mengapresiasi Program Jaga Indonesia Pintar yang dinilainya memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda.

Baca Juga:Muharram Jadi Momentum Menebar Bahagia, Fajar: Anak Yatim adalah Masa Depan SumedangRatusan Mahasiswa UPI KKN di Empat Kecamatan, Dony: Pola Pembangunan Pentahelix

“Program ini sangat luar biasa. Seluruh bantuan pendidikan harus tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang berhak, sehingga anak-anak kita dapat terus bersekolah dan mewujudkan cita-citanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan hingga tingkat desa di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

“Kelembagaan saat ini terjalin melalui dukungan teknologi informasi. Namun, sebagai masyarakat desa, kita tidak boleh melupakan jati diri. Kemakmuran dan keberhasilan pada dasarnya ditentukan oleh kemampuan kita sendiri, meskipun kehadiran pemimpin yang adil akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan,” ujarnya.

Menurut Gubernur, terdapat tiga hal utama yang harus dijaga oleh masyarakat desa, yakni sumber energi, sumber pangan, dan sumber spiritualitas. Ketiganya menjadi fondasi utama keberlanjutan kehidupan dan kemajuan bangsa.

“Menjaga sumber energi berarti menjaga mata air, pepohonan, gunung, sawah, sungai, dan muara. Politik bisa mengalami fluktuasi, tetapi ketika sumber air, hutan, dan pangan tetap terjaga, maka Indonesia akan senantiasa kuat dan berjaya,” pungkasnya. (red)

0 Komentar