“Kehadiran kami merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Sesuai amanat undang-undang, Bank Indonesia kini memiliki tugas tambahan untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif, peningkatan investasi, serta mendorong terciptanya lapangan kerja,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain menjaga stabilitas nilai rupiah, Bank Indonesia juga memiliki fokus pada pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah.
Dalam hal tersebut, Kabupaten Sumedang dinilai telah menunjukkan kinerja yang sangat baik, terutama dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui berbagai langkah strategis.
Baca Juga:Perkuat Upaya Cegah Stunting Lewat Edukasi Gizi di Hari Anak Nasional, Lengkapi Program Satu Telur SehariTegangan Listrik Drop, Distribusi Air Wado Lumpuh Total, Perumda Air Minum Koordinasi Langsung dengan PLN
“Dalam pengendalian inflasi, Kabupaten Sumedang sangat sigap. Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk menjaga ketersediaan cadangan pangan sehingga mampu meredam gejolak harga.
Ke depan, Bank Indonesia siap memberikan dukungan melalui berbagai program, seperti operasi pasar, penguatan digitalisasi transaksi, serta program-program lain yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (red)
