SUMEDANGEKSPRES – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila yang juga sebagai Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumedang melepas 32 Pramuka Penggalang pilihan Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Sumedang untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Aula Tampomas Setda Kabupaten Sumedang, Selasa (11/8/2026).
Ke-32 peserta tersebut merupakan Pramuka pilihan yang telah melalui proses seleksi dan memenuhi kualifikasi sebagai Pramuka Garuda dan akan mengikuti rangkaian Jamnas selama 10 hari, mulai 12 hingga 21 Agustus 2026, bersama Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Wabup Fajar menyampaikan rasa bangga kepada para peserta yang dipercaya membawa nama keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kabupaten Sumedang di ajang nasional.
Baca Juga:Rental Mobil Berujung Maut, Polres Sumedang Ciduk Delapan TersangkaHadapi Tahun 2027, Sumedang Fokus Pada 5 Hal ini
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang sekaligus selaku Wakil Ketua Mabicab, saya menyampaikan selamat sekaligus rasa bangga kepada adik-adik semua. Dari sekian banyak Pramuka Penggalang di Kabupaten Sumedang, adik-adik yang hadir hari ini merupakan 32 orang pilihan,” ujar Fajar.
Menurutnya, Jamnas bukan hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga ruang belajar, menambah pengalaman, memperluas wawasan, membangun persahabatan dan membentuk kemandirian.
Ia meminta para peserta menunjukkan karakter Pramuka Sumedang yang disiplin, santun, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama dan mampu bekerja sama.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan selakuKetua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumedang yang menegaskan bahwa para peserta Jamnas membawa identitas dan nama baik daerah.
“Pergi ke Jamnas jangan hanya membawa seragam dan perlengkapan berkemah. Bawa nama baik Jawa Barat. Bawa semangatnya. Bawa budayanya. Bawa keramahan masyarakat Jawa Barat. Dan yang paling penting, bawa karakter seorang Pramuka,” kata Erwan.
Menurut Erwan, ketika berada di lokasi Jamnas, para peserta tidak hanya mewakili gugus depan atau kwartir cabang masing-masing, tetapi menjadi wajah Jawa Barat. Karena itu, karakter, sikap dan perilaku peserta menjadi bagian penting dalam membawa nama baik daerah.
“Jangan sampai setelah Jamnas selesai, pengalaman itu hanya menjadi foto di media sosial. Pulanglah dengan membawa ilmu, bawa keterampilan, bawa semangat, dan kemudian tularkan kepada teman-teman di sekolah dan lingkungan masing-masing,” pesannya.
