SUMEDANGEKSPRES — Urusan rental mobil berujung maut. Seorang pria bernama Handi, (47) warga Kampung Ciganitri RT5 RW 6 Cipagalo Bojongsoang Bandung, ditemukan dalam kondisi kritis, setelah diduga menjadi korban kekerasan hingga berujung meninggal dunia.
Kapolres Sumedang AKBP Reza Ma’ruffi mengatakan, pengungkapan kasus bermula setelah pihaknya menerima informasi adanya korban dalam kondisi kritis pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.
“Langsung kami respons. Korban kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun sekitar pukul 04.00 WIB kami memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan meninggal dunia,” kata Reza dalam jumpa persnya di Mapolres Sumedang, Selasa (11/8).
Baca Juga:Hadapi Tahun 2027, Sumedang Fokus Pada 5 Hal iniOperasi Gabungan Gagalkan Upaya Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna
Dari informasi tersebut, kata kapolres, pihaknya melakukan penyelidikan dan penyidikan. Jejak para pelaku kemudian mengarah hingga ke Jakarta.Salah satu lokasi pengejaran berada di kawasan Tanjung Priok.
“Memang cukup jauh mengejar tersangka, sampai Jakarta, tepatnya di Tanjung Priok. Alhamdulillah tersangka bisa kami amankan dan langsung kami bawa ke Sumedang,” ujarnya.
Total ada delapan orang diamankan dalam perkara tersebut. Kedelapan irang itu berinisial DAF (28) asal Sumedang, AC (24) asal Dago Bandung, AS (54) asal Sumedang, RN (37) asal Sumedang, DR (44) asal Sumedang, DGY (41) asal Sumedang, DS (41) asal Sumedang DP (43) asal Sumedang dan FR (30) asal Sumedang.
“Kasus ini diduga bermula pada Kamis, 6 Agustus 2026,” sebut kapolres.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, sambung kapolres, Handi (Korban) dibawa ke sebuah rumah yang menjadi lokasi pertama.
Sehari kemudian, Jumat 7 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, korban kembali dipindahkan ke salah satu lokasi yang berkaitan dengan para pelaku.
Sekitar pukul 21.00 WIB, korban kemudian dipindahkan lagi ke sebuah ruko di Jalan Prabu Geusan Ulun.
“Di lokasi itulah, kondisi korban akhirnya diketahui warga dan informasi tersebut diteruskan kepada Polres Sumedang melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Reza.
Baca Juga:Wakil Bupati Sumedang Bekali 54 Calon Paskibraka: Jadilah Generasi Emas yang Kritis, Bijak Bermedsos dan AntihDPRD dan Pemkab Sumedang Sepakati Nota KUA-PPAS 2027, Anggaran Harus Mengakar pada Kepentingan Masyarakat
“Mendapat informasi tersebut, petugas kepolisian melakukan evakuasi dan di ke RSUD Sumedang,” ujar kapolres.
Namun sekitar pukul 04.00 WIB, kabar buruk datang. Korban dinyatakan meninggal dunia.Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga perkara tersebut berkaitan dengan persoalan rental mobil.
“Motifnya adalah korban tidak membayar uang rental mobil. Kemudian menurut pengakuan pelaku, korban juga menghilangkan STNK kendaraan,” terang Reza.
