SUMEDANGEKSPRES — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di Dusun Badama, Desa Cimuja, Senin (17/8/2026).
Masyarakat tumpah ruah mengikuti Pesta Rakyat Baraya Haji Acep, sebuah kegiatan yang dikemas dengan nuansa hiburan, kebersamaan, sekaligus pelestarian budaya lokal.
Beragam kegiatan disuguhkan untuk menghibur warga sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Baca Juga:Transformasi Layanan Air Bersih: Perumda Tirta Medal Uji Coba Meter Air Prabayar Berbasis Smart UtilityPeringatan HUT RI ke-81, Ketua DPRD Ajak Warga Jaga Persatuan dan Semangat Gotong Royong
Kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya berbagai kegiatan, mulai dari gerak jalan, lomba karaoke, lomba joget, pertunjukan seni Tarawangsa, hingga berbagai kesenian tradisional lainnya.
Antusiasme warga terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Kegiatan tersebut turut dikaitkan dengan sosok H Acep Hidayat Komarudin, kader PKS yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sumedang periode 2024–2029 dari Fraksi PKS.
Lebih dari sekadar hiburan, Pesta Rakyat Baraya Haji Acep menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menghidupkan kembali kesenian tradisional serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
“Pesta Rakyat Baraya Haji Acep ini bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi dan merasakan kebersamaan,” ujar Acep Hidayat.
Di tengah keberagaman warga, kata Acep, dia ingin menunjukkan bahwa kegembiraan dan persaudaraan tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Desa Cimuja.
“Momentum ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga serta mengenalkan kembali budaya dan kesenian lokal kepada generasi muda,” katanya.
Baca Juga:Detik-detik Proklamasi Digelar di Tingkat RW, Warga Rasakan Khidmat HUT RI ke-81Istighosah HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi, Forum Ormas Sumedang Deklarasikan Anti-LGBT
Mulai dari gerak jalan, berbagai perlombaan hingga pertunjukan Tarawangsa tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kekayaan budaya yang perlu terus dirawat bersama.
Terlebih, masyarakat Desa Cimuja saat ini akan menghadapi momentum Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Karena itu, semangat kebersamaan yang terlihat dalam pesta rakyat tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.
“Menjelang Pilkades, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kondusivitas. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai membuat kita saling bermusuhan. Siapapun pilihannya, kita tetap satu keluarga, satu warga Cimuja, dan memiliki tujuan yang sama untuk membangun desa,” tutur Acep.
