Paragliding Championship 2026 Resmi Berakhir, Sumedang Siap Kembangkan Sport Tourism

Paragliding Championship 2026 Resmi Berakhir, Sumedang Siap Kembangkan Sport Tourism
West Java Paragliding Championship 2026 resmi berakhir setelah berlangsung sejak 12 hingga 20 September 2026.
0 Komentar

“Kami berharap event ini tidak berhenti sampai sini. Kita berharap mudah-mudahan event ini bukan hanya menghasilkan paralayang yang handal, tetapi kita juga menginginkan dengan event ini memperkenalkan Sumedang lebih luas lagi,” ujarnya.

Ia berharap Sumedang ke depan dapat menjadi salah satu destinasi wisata dunia, khususnya dalam bidang sport tourism paralayang, mengingat Kabupaten Sumedang memiliki potensi alam yang mendukung pengembangan olahraga dirgantara tersebut.

“Kami berharap mudah-mudahan event ini bisa dilaksanakan kembali di tahun-tahun selanjutnya, tentu dengan lebih baik lagi,” katanya.

Baca Juga:Kawal Pembatasan, Tronton Dilarang Masuk Batik Kasumedang Tak Sekadar Warisan

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kejuaraan masih terdapat berbagai kekurangan. Namun, menurutnya, keselamatan atlet tetap menjadi prioritas utama.

“Prinsip bagi kami, prestasi adalah kebanggaan, tetapi keselamatan itu jauh lebih penting,” ujarnya.

Sumedang Didorong Jadi Destinasi Wisata Olahraga

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi dalam West Java Paragliding Championship 2026.

Ia mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi sekaligus memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan keberanian dan sportivitas selama kejuaraan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kami sangat senang dan bangga menyambut seluruh atlet yang telah bertanding di sini. Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk menyaksikan semangat, bakat dan persahabatan Anda sepanjang kejuaraan ini,” ujar Fajar.

Kepada atlet yang belum berhasil naik podium, Fajar berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman selama kejuaraan sebagai bagian dari proses untuk meningkatkan kemampuan.

Menurutnya, dalam olahraga, kemenangan bukan hanya tentang berdiri di podium, tetapi juga keberanian untuk berkompetisi, belajar, dan bangkit menghadapi tantangan.

Baca Juga:Uji Kinerja Pejabat Baru Dony Minta Program 100 Hari di Realisasikan Sumbangan Pilkades Diminta Transparan

“Teruslah berkembang dan jangan pernah berhenti percaya pada diri sendiri, karena dalam olahraga, kemenangan bukan hanya soal berdiri di podium, melainkan juga soal memiliki keberanian untuk berkompetisi, belajar dan bangkit kembali,” katanya.

Fajar juga mengungkapkan kebanggaannya karena penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat terlaksana tanpa menggunakan APBD.

“Kegiatan ini 100 persen non-APBD. Dan inilah yang membuat saya bangga,” ujarnya.

0 Komentar