SUMEDANGEKSPRES, CIMALAKA – Pemerintah Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, mulai mengunci arah pembangunan untuk 2027. Tiga sektor menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes): pengentasan kemiskinan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi dan wisata desa.
RKPDes 2027 ditetapkan melalui Musyawarah Desa pada Jumat, 25 September 2026. Dokumen tersebut disusun sejak Juli dan kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Desa setelah melalui pembahasan bersama sejumlah unsur masyarakat.
Penetapan itu dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Cimalaka, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader PKK, hingga kader Posyandu.
Baca Juga:Kades Cijambu Ditemukan Meninggal Polisi Dalam Penyebab Kematian Syamsi Suparman Komjen Suyudi Ario Seto Diusulkan Jadi Kapolri
Sekretaris Desa Trunamanggala Abdul Haris, mewakili Kepala Desa Hendrik Herdiana, mengatakan program yang masuk dalam RKPDes 2027 merupakan penjabaran RPJMDes sekaligus disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa.
“Dalam arah kebijakan tahun ini, Desa Trunamanggala membidik sejumlah sektor prioritas yang langsung bersentuhan dengan kesejahteraan masyarakat dan potensi lokal,” kata Abdul Haris.
Fokus pertama adalah pengentasan kemiskinan dan kesehatan. Pemerintah desa akan mengoptimalkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa serta memperkuat kegiatan Posyandu, kelas ibu hamil, dan program Bina Keluarga Balita.
Program kesehatan tersebut diarahkan untuk mencegah stunting sekaligus memperkuat pola asuh dan kesehatan anak.
Fokus kedua menyangkut infrastruktur. Pemerintah desa akan melanjutkan perbaikan sejumlah ruas jalan, di antaranya jalur Babakan Randu–Jatimulya dan Cibuluh–Cikujang.
Sementara sektor ketiga adalah ekonomi dan wisata desa. Salah satu rencana yang disiapkan adalah penataan kawasan Situ Burahol dengan fasilitas jogging track.
Pemerintah desa juga akan mengoptimalkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), antara lain melalui penyiapan lahan dan penyusunan program kerja yang berkelanjutan.
Baca Juga:Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Bengkulu Rasakan Presisi Waktu Jadwal Ukur TanahBupati Dony: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
Namun, rencana pembangunan tersebut berhadapan dengan persoalan klasik desa: keterbatasan anggaran.
Pemerintah Desa Trunamanggala menyiapkan proposal bantuan keuangan melalui sejumlah jalur pendanaan eksternal. Upaya itu terutama diarahkan untuk membiayai proyek yang membutuhkan anggaran lebih besar dibanding kemampuan APBDes.
Salah satunya adalah perbaikan saluran irigasi Cipepet yang dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Pemerintah desa juga mengupayakan dukungan anggaran untuk melanjutkan penataan Situs Burahol.
