SUMEDANGEKSPRES, TANJUNGSARI – Warga Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dikejutkan dengan kabar meninggalnya Kepala Desa Cijambu, Syamsi Suparman.
Ia ditemukan tak bernyawa di sebuah area kebun yang berjarak sekitar 500 meter dari Kantor Desa Cijambu, Rabu, (30/9).
Syamsi ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, ia sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga:Komjen Suyudi Ario Seto Diusulkan Jadi KapolriPengukuran Terjadwal, Warga Kota Bengkulu Rasakan Presisi Waktu Jadwal Ukur Tanah
Petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal.
Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf. Agus Hermawan mengatakan informasi awal yang diterimanya menyebutkan adanya seorang warga yang ditemukan meninggal di area kebun dekat kantor desa.
Setelah dilakukan pengecekan, orang tersebut diketahui merupakan Kepala Desa Cijambu.
“Jam 4 ditemukan ada orang meninggal di dekat kantor desa. Setelah dicek ternyata Kades Cijambu,” kata Agus.
Menurut Agus, saat ditemukan Syamsi tidak mengenakan pakaian dinas kepala desa. Ia mengenakan pakaian yang biasa digunakan untuk kegiatan mengaji.
“Di kebun ditemukannya, pakai baju ngaji. Alasannya masih perlu didalami polisi,” ujarnya.
Petugas Inafis Polres Sumedang bersama tenaga medis kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dari pemeriksaan awal.
Plt. Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Dadang Sutisna mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Polisi juga telah mendatangi lokasi tempat korban ditemukan.
Baca Juga:Bupati Dony: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Membumikan Nilai-Nilai PancasilaLulus Pesantren Jadi Momentum Syukuran
“Saat ini kami sedang selidiki, kami juga sudah ke TKP tempat di mana almarhum ditemukan,” kata Dadang, Kamis, (1/10).
Ia mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal di area kebun. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
Mengenai penyebab kematian, polisi belum menyampaikan kesimpulan. Berbagai kemungkinan masih didalami melalui pemeriksaan di lokasi dan keterangan pihak-pihak terkait.
Agus mengatakan Syamsi selama ini dikenal sebagai sosok yang baik. Ia mengaku tidak mengetahui adanya persoalan yang menonjol yang sedang dihadapi almarhum.
“Sepengamatan saya beliau orang baik, tidak ada tanda-tanda keadaan tertekan kalau dari pandangan saya,” katanya.
Namun keterangan tersebut belum dapat menjelaskan penyebab kematian Syamsi. Polisi meminta masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri sebelum proses penyelidikan selesai.
