Pojokan 325: “Nu Salawase, PBNU Sacukupe”

pojokan
pojokan
0 Komentar

Dan ada baiknya NU “cek toko sebelah” yang punya cabang dan aset di berbagai belahan dunia, tapi tak ribut siapa yang jaga kasir.

Tokonya NU itu sebenarnya sudah kayak warung kopi-caffe pinggir jalan yang laris manis. Pembelinya antre, kursinya penuh, bahkan tukang parkirnya sampai bingung ngatur motor jamaah. Di warung NU ini yang diributi bukan soal rasa kopi, tapi soal siapa yang jaga kasir. Padahal kopinya sudah enak, gorengannya sudah laku, tinggal kasirnya saja yang kadang sibuk selfie sambil lupa ngitung kembalian. (Kang Marbawi, 031026)

0 Komentar