Character Building Atlet Porprov  Ditutup, Kadisbudparpora:  Upaya Membangun Mental

Kegiatan Character Building bagi para atlet kontingen Kabupaten Sumedang yang dipersiapkan menghadapi Pekan Ol
Kegiatan Character Building bagi para atlet kontingen Kabupaten Sumedang yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat resmi ditutup, Minggu (4/10). 
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Kegiatan Character Building bagi para atlet kontingen Kabupaten Sumedang yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat resmi ditutup, Minggu (4/10).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun mental, kedisiplinan, kekompakan, serta semangat juang para atlet sebelum berlaga membawa nama Kabupaten Sumedang.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumedang, Wuddan Lukmanul Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, termasuk para pelatih yang memberikan pembekalan kepada atlet selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga:Sebelum Bertanding, Atlet Sumedang Diminta Minta Doa Orang TuaPerkuat Sinergi, BNN Kabupaten Sumedang Gelar Tasyakuran Pelantikan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

Menurut Wuiddan, meski Character Building hanya berlangsung selama dua hari, pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh atlet diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

“Silakan hasil dari Character Building ini diterapkan. Bagaimana kita menjalin kekompakan, bagaimana kita mendapatkan kedisiplinan dan bagaimana kita saling menguatkan,” ujarnya saat penutupan.

Wuddan menyebutkan, sebuah tim yang baik tidak hanya dibangun dari kemampuan individu, tetapi juga dari kekompakan dan kepedulian antaratlet.

“Tim yang baik itu adalah tim yang kompak, tim yang saling perhatian dan tim yang selalu saling mengingatkan,” katanya.

Wuddan juga mengapresiasi jajaran pelatih yang selama dua hari memberikan motivasi, arahan, serta berbagai pembekalan kepada para atlet kontingen Kabupaten Sumedang.

Ia berharap seluruh materi dan pengalaman yang didapat selama kegiatan dapat menjadi bekal penting bagi atlet saat menjalani persiapan hingga bertanding di Porprov.

“Selain aspek latihan dan kesiapan fisik, saya juga mengingatkan para atlet, agar tidak melupakan peran serta doa orang tua. Setibanya di rumah, harus meminta maaf kepada orang tua sekaligus memohon doa dan dukungan,” kata Wuddan.

Baca Juga:Yuslita Bilqis Resmi Daftar Calon Ketua Golkar Sumedang26 PK Kompak ke Bunda Bilqis

Menurut Wuddan, perjuangan seorang atlet tidak cukup hanya mengandalkan latihan dan berbagai program pembinaan. Dukungan keluarga, khususnya doa orang tua, juga menjadi bagian penting dalam menghadapi pertandingan.

“Selain berusaha dengan berlatih dan mengikuti kegiatan seperti ini, yang sangat penting adalah doa. Yang paling utama adalah doa dari orang tua,” ujarnya. (red)

0 Komentar