Sebelum Bertanding, Atlet Sumedang Diminta Minta Doa Orang Tua

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang Budi Arianto kepada para atlet yang akan b
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang Budi Arianto kepada para atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Sebelum bertanding membawa nama Sumedang, para atlet diminta pulang menemui orang tua, meminta maaf sekaligus memohon doa.
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – – Ada satu pesan khusus yang disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumedang Budi Arianto kepada para atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Sebelum bertanding membawa nama Sumedang, para atlet diminta pulang menemui orang tua, meminta maaf sekaligus memohon doa.

Pesan tersebut disampaikan Budi saat memberikan pembekalan kepada atlet dalam kegiatan character building di lingkungan Yonif 301/Prabu Kian Santang, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Budi, kemampuan teknik, fisik dan keterampilan memang menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan Porprov. Namun, seluruh persiapan tersebut harus ditopang mental yang kuat serta keyakinan untuk meraih hasil terbaik.

Baca Juga:Perkuat Sinergi, BNN Kabupaten Sumedang Gelar Tasyakuran Pelantikan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario SetoYuslita Bilqis Resmi Daftar Calon Ketua Golkar Sumedang

“Setelah pulang, temui orang tua masing-masing. Minta maaf, kemudian minta doa. Kita tetap berusaha dengan latihan dan persiapan, tetapi doa orang tua juga menjadi kekuatan yang sangat penting,” ujar Budi.

Ia menilai, seorang atlet tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik ketika berada di arena pertandingan. Mental, keberanian, disiplin, daya juang dan keyakinan juga menentukan kemampuan atlet dalam menghadapi tekanan persaingan.

“Keyakinan adalah setengah kemenangan. Karena itu, bangun keyakinan bahwa atlet Sumedang mampu meraih prestasi setinggi-tingginya,” katanya.

Budi mengatakan, atlet yang terpilih memperkuat kontingen Sumedang merupakan orang-orang pilihan. Mereka telah melewati proses pembinaan dan seleksi sehingga mendapat kepercayaan untuk membawa nama Kabupaten Sumedang dalam ajang olahraga tingkat Jawa Barat.

Karena itu, ia meminta para atlet tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Seluruh energi harus diarahkan pada persiapan pertandingan dengan menjaga pikiran tetap positif dan tidak larut dalam kekhawatiran.

“Jangan memikirkan kendala dan hal-hal negatif. Pikirkan yang baik, positif dan optimistis. Kita ingin energi dan semangat itu dibawa sampai ke pertandingan,” tegasnya.

Budi juga menekankan pentingnya kekompakan di antara atlet dari berbagai cabang olahraga. Menurutnya, prestasi kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh anggota tim untuk saling mendukung.

Baca Juga:26 PK Kompak ke Bunda BilqisBesok, Golkar Sumedang Buka Pendaftaran Ketua DPD, Asep Kurnia:  Dukungan 30 Persen Wajib Diverifikasi

“Tim yang baik adalah tim yang kompak, saling perhatian dan saling mengingatkan. Ini yang ingin kita bangun melalui kegiatan character building,” ujarnya.

0 Komentar