Debu Proyek Puskesmas Dikeluhkan Warga

Debu Proyek Puskesmas Dikeluhkan Warga
MENYIRAM: Aktivitas pembangunan Puskesmas Cimanggung di Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, dikeluhkan warga karena debu dari material proyek yang tercecer di jalan.(Dok Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES, CIMANGGUNG – Pembangunan Puskesmas Cimanggung di Jalan Raya Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, menuai keluhan warga. Debu yang muncul akibat material proyek tercecer di jalan dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

Keluhan itu membuat Pemerintah Kecamatan Cimanggung turun langsung ke lapangan. Pengawas proyek pun mendapat teguran lisan dan diminta segera membersihkan material yang tercecer serta melakukan penyiraman jalan untuk mengurangi debu.

Anggota Trantibum Kecamatan Cimanggung melakukan monitoring pada Rabu (7/10), sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas juga mendatangi rumah warga yang menyampaikan keluhan di Dusun Bangkir RT 02/RW 01, Desa Sindanggalih.

Baca Juga:2027 padasuka Prioritaskan Pembangunan InfrastrukturKuliah, Latihan, Naik Podium

Dalam laporan aspirasi warga, sumber gangguan berada di sekitar lokasi pembangunan, dengan jarak sekitar 15 meter dari rumah warga.

Salah satu persoalan yang disorot adalah material beton atau readymix yang tercecer di sepanjang jalan beraspal.

Material tersebut mengeras, kemudian hancur setelah terlindas kendaraan hingga menjadi serbuk yang menimbulkan debu.

Kondisi itu membuat warga meminta pelaksana proyek segera mengambil langkah untuk mengurangi dampak aktivitas pembangunan.

Warga mengusulkan penyiraman jalan secara rutin, pemasangan jaring penahan debu atau paranet, serta penggunaan water spray di area proyek.

Mereka juga meminta pemeriksaan kesehatan gratis melalui Puskesmas bagi masyarakat yang merasa terdampak dan meminta dipertemukan langsung dengan penanggung jawab pembangunan.

Kasi Trantibum Kecamatan Cimanggung, Didin Wahyudin, ST, mengatakan pihak kecamatan telah menegur pengawas proyek dan memantau pelaksanaan pembersihan di lokasi.

Baca Juga:424 TPS Full Digital DPRD Percepat Proses Perhitungan Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

“Soal debu, pihak kecamatan sudah melakukan teguran kepada pengawas proyek dan pihaknya langsung mengawasi pelaksanaan pembersihan tersebut,” ujar Didin.

Sebelumnya, sekitar pukul 11.00 WIB, pengawas proyek diundang ke kantor kecamatan. Ia diminta segera melakukan penyiraman jalan serta membersihkan material dan debu di sekitar lokasi pembangunan.

Sekitar pukul 12.00 WIB, warga yang menyampaikan keluhan juga diundang ke kantor kecamatan. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah kecamatan menjelaskan bahwa aspirasi mereka telah diteruskan kepada pengawas proyek.

Penanganan awal itu turut melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan ketua RT setempat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Cimanggung, Beni Triyadie, S.Sos., M.Si., mengatakan pihaknya menghargai keluhan masyarakat yang muncul selama proses pembangunan berlangsung.

0 Komentar