• Surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani pemohon dan diketahui kepala desa atau lurah bagi pemohon yang tidak berpenghasilan tetap.
Bank dapat meminta dokumen tambahan sesuai profil pemohon dan kebijakan penilaian kredit. Karena itu, calon pembeli sebaiknya meminta daftar dokumen terbaru sebelum mengajukan pembiayaan.
Bagaimana cara mengajukan KPR subsidi?
Pengajuan KPR subsidi FLPP dapat dimulai melalui aplikasi Tapera Mobile. Berikut tahapan umumnya:
1. Daftar melalui kanal resmi
Baca Juga:SIMANTEP Sumedang, Cara Memetakan Kompetensi ASN dan Kebutuhan DiklatNumerasi Siswa SD Sumedang Turun 9,02 Poin, 5.000 Guru Disiapkan Belajar Digital
Unduh aplikasi Tapera Mobile dan ikuti proses pendaftaran sesuai petunjuk yang tersedia.
2. Pilih rumah subsidi
Cari rumah dan pengembang yang tersedia dalam sistem. Periksa lokasi, harga, tipe bangunan, fasilitas dasar, serta ketersediaan unit.
3. Tentukan bank penyalur
Pilih bank penyalur yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhan. Tanyakan simulasi cicilan serta persyaratan kredit sebelum melanjutkan.
4. Lengkapi dokumen
Siapkan dokumen identitas, bukti penghasilan, surat pemesanan rumah, dan dokumen lain yang diminta.
5. Jalani pemeriksaan bank
Bank akan memeriksa kelengkapan dokumen dan melakukan analisis kredit. Persetujuan akhir bergantung pada hasil pemeriksaan tersebut.
6. Lakukan akad setelah disetujui
Jika pengajuan memenuhi ketentuan dan disetujui, pemohon dapat melanjutkan proses sesuai arahan bank dan pengembang hingga akad kredit.
Di mana mencari rumah subsidi di Sumedang?
Calon pembeli dapat menggunakan portal resmi Sikumbang untuk mencari proyek perumahan berdasarkan wilayah dan memeriksa informasi yang dicantumkan pengembang.
Tautan pencarian perumahan: https://sikumbang.tapera.go.id/
Baca Juga:Login E-Office Sumedang, Ini Link Resmi dan Cara MengaksesnyaWisata Kuliner Legendaris Sumedang: 5 Tempat Makan yang Patut Dicoba
Saat memeriksa proyek, perhatikan status unit subsidi, harga, luas tanah, luas bangunan, lokasi, serta informasi kontak pemasaran. Pastikan pula kondisi rumah dan akses jalan sesuai kebutuhan sebelum mengambil keputusan.
Jangan hanya melihat murahnya uang muka
Memiliki rumah subsidi tidak cukup hanya dengan menghitung uang muka dan cicilan bulanan. Calon pembeli perlu memastikan penghasilan tetap mampu menanggung angsuran, biaya hidup, transportasi, dan kebutuhan keluarga lainnya.
Lokasi rumah juga penting. Periksa jarak ke tempat kerja, sekolah, fasilitas kesehatan, akses angkutan, ketersediaan air bersih, serta kondisi lingkungan.
Dengan membandingkan harga, lokasi, dan kemampuan membayar, masyarakat dapat memilih rumah subsidi yang sesuai kebutuhan sekaligus mengurangi risiko kesulitan membayar cicilan di kemudian hari.***
