Ia memastikan jajaran Perumda Tirta Medal bekerja ekstra keras dalam menghadapi krisis debit ini.
”Hal ini memang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar bagi perusahaan. Namun kami pastikan, setiap hari jajaran kami mulai dari kepala bidang, kepala cabang, hingga unit pelayanan terkait secara masif melakukan mitigasi, pengecekan debit, dan pemeliharaan di lapangan.
Setiap ada laporan gangguan kebocoran atau pergeseran pipa, tim teknis langsung turun melakukan perbaikan hari itu juga agar air bisa lekas mengalir ke pelanggan,” tegas Hj. Imas.Menutup keterangannya, mewakili jajaran manajemen dan seluruh staf Perumda Air Minum Tirta Medal, Hj. Imas Permasih menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:APDESI Dukung Pelaksanaan Pilkades Sistem DigitalKementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih
”Dari hati yang paling dalam dan dengan penuh kerendahan hati, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat terganggunya distribusi air akhir-akhir ini.
Kami sangat berterima kasih atas kesabaran serta pengertian dari seluruh pelanggan. Insyaallah, kami terus berikhtiar secara maksimal untuk menjaga sisa pasokan air agar dapat terdistribusi seadil mungkin hingga kondisi alam kembali bersahabat dan debit air normal kembali,” pungkasnya. (rls/red)
