Museum Prabu Geusan Ulun Ditutup, Empat Gedung Bersejarah Direvitalisasi

Museum Prabu Geusan Ulun Ditutup, Empat Gedung Bersejarah Direvitalisasi
Museum Prabu Geusan Ulun Ditutup, Empat Gedung Bersejarah Direvitalisasi
0 Komentar

Dukungan tersebut diharapkan melibatkan pemerintah pusat,

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Ia menilai perhatian pemerintah terhadap Keraton Sumedang Larang tidak terlepas dari berbagai aktivitas dan program kebudayaan yang selama ini dijalankan.

Berbagai kegiatan itu diharapkan memberikan kontribusi bagi kemajuan kebudayaan, baik di Sumedang maupun Tatar Sunda secara lebih luas.

Harapan serupa disampaikan Sri Radya Keraton Sumedang Larang, H.R.I. Lukman Soemadisoeria.Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pemerintah untuk perbaikan empat bangunan di lingkungan museum.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Pantau Pilkades Digital Sumedang, 92 Desa Gunakan Sistem ElektronikDirektur Perumda Tirta Medal Ungkap Tantangan Distribusi dan Pastikan Penanganan Optimal di Lapangan

Menurutnya, revitalisasi tersebut menjadi langkah positif dalam menjaga peninggalan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.

Apalagi, pemeliharaan bangunan dan benda-benda bersejarah membutuhkan perhatian serta biaya yang tidak sedikit.

Meski begitu, ia berharap bantuan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik.

Keberlanjutan pengelolaan dan pemeliharaan warisan budaya juga perlu menjadi perhatian agar peninggalan sejarah tetap terjaga dan bisa diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sebab, menjaga keraton bukan semata-mata mempertahankan bangunan tua. Di dalamnya terdapat jejak perjalanan sejarah, identitas budaya, dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumedang.

Dengan dimulainya revitalisasi empat gedung tersebut, diharapkan kondisi bangunan di lingkungan Keraton Sumedang Larang semakin baik.

Penutupan sementara museum menjadi bagian dari proses pengerjaan.

Pengunjung pun diharapkan dapat kembali menikmati kekayaan sejarah dan budaya Sumedang setelah pekerjaan selesai.

Baca Juga:Resmikan Kantor Balai Wartawan PWI, Bupati Sumedang Dorong Pers Jadi Mitra Strategis PembangunanAPDESI Dukung Pelaksanaan Pilkades Sistem Digital

Kini, perhatian tidak hanya tertuju pada empat gedung yang sedang diperbaiki. Lebih jauh, masyarakat menanti bagaimana revitalisasi tersebut menjadi langkah awal untuk menghidupkan kawasan Keraton Sumedang Larang sebagai pusat kebudayaan sekaligus destinasi wisata sejarah yang memberi manfaat bagi masyarakat. (red)

0 Komentar