oleh

Tak Dilibatkan Dalam Kontrak Kerja Sama, Padahal SMKN 2 Menjadi Sekolah Percontohan

SUMEDANGEKSPRES. COM  – Kepala SMKN 2 Sumedang H Edi Supriadi MPd mengakui SMKN 2 Sumedang telah lama menjalankan program SMK Membangun Desa. Bahkan, sudah dua periode sampai tahun 2021.

“Alhamdulillah, Program SMK Membangun Desa itu untuk SMK Negeri 2 sudah berjalan dua periode,” katanya kepada Sumeks, baru – baru ini.

Dikatakan, SMKN 2 Sumedang melaksanakan program e- office dengan memberangkatkan siswa-siswi Praktek Kerja Lapangan (PKL) ke tiap desa sebanyak 108. Mereka ditempatkan di 57 desa.

“Kami bekerjasama dengan Keminfo Tendik dan dilaksanakan pada tahun 2020,” tandasnya.

Edi menuturkan, untuk tahun 2021 bersama dengan SMKN 1 Sumedang, SMKN Situraja, SMKN Buahdua dan SMKN Sukasari, SMKN 2 Sumedang ikut melaksanakan Program SMK Membangun Desa. Keberangkatan dilakukan oleh Keminfo pada Senin (5/4).

Sebelumnya, kata dia, siswa-siswi yang akan berangkat ke desa-desa untuk melaksanakan PKL diberikan pembekalan oleh Keminfo. “Setelah pembekalan siswa- siswi sudah siap, maka mereka diberangkatkan ke desa-desa,” katanya.

Menurutnya, SMKN 2 Sumedang juga pernah audiensi satu bulan yang lalu dengan Sekertaris Daerah Kabupaten Sumudeng H Herman Suryatman MSi yang dihadiri oleh 5 sekolah yaitu SMKN 1 Sumedang, SMKN 2 Sumedang, SMKN Situraja, SMKN Buahdua dan SMKN Sukasari.

“Adapun tadi pelaksanaan nota kesepakatan (MOu) di SMKN 1 Sumedang, pada awalnya SMKN 2 Sumedang juga diundang untuk pelaksanaan nota kesepakatan (Mou) tersebut. Tapi pas tadi pada waktu pelaksanaan penandatanganan surat nota kesepakatan (MOU) pada acara Peresmian SMK Membangun Desa, entah Kenapa SMKN 2 Sumedang tidak ada atau tidak dipanggil pada waktu penanda tanganan.” katanya.

Sebenarnya, lanjut dia, untuk pelaksanaan SMK Membangun Desa, SMKN 2 Sumedang sudah sudah melaksanakan selama dua periode.

“Alhamdulilah SMK Negeri 2 Sumedang atas kerjasama dengan Keminfo sudah menjadi pioneer atau pilot project bagi program SMK Membangun Desa ini,” tandasnya.

“Mudah-mudahan program SMK Membangun Desa atas arahan sesuai dengan program Gubernur bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya. (ahm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *